4 Saksi Sudah Dimintai Keterangan Terkait Dugaan Kekerasan Oknum Dewan di Lutim
Selasa, 10 Mei 2022 - 11:26 WIB
loading...
Rekaman CCTV yang menunjukkan dugaan kekerasan oknum legislator terhadap pegawai SPBU Wasuponda. Foto/Istimewa
A
A
A
LUWU TMUR - Kasus dugaan kekerasan yang dilakukan oknum anggota DPRD Luwu Timur (Lutim) kini tengah bergulir di Polres Luwu Timur.
Kasus dugaan kekerasan terhadap salah seorang pegawai SPBU Wasuponda itu menyeret nama Wakil Ketua II DPRD Lutim , Usman Sadik.
Baca Juga: BK Diminta Proses Dugaan Kekerasan Dilakukan Wakil Ketua II DPRD Lutim
Saat dikonfirmasi ke Kasi Humas Polres Lutim , Ipda Wira membenarkan bahwa kasus dugaan tersebut kini telah ditangani oleh penyidik.
"Empat orang saksi sudah diminta keterangannya, dari pihak korban," kata Ipda Wira, Selasa (10/5/22).
Dari pihak terduga pelaku, kata Ipda Wira, belum dilakukan pemanggilan, baik Usman dan sopirnya. Tapi keduanya akan segera dipanggil. "Iya, akan dilakukan pemanggilan," ujar Ipda Wira.
Sebelumnya, Ketua DPRD Luwu Timur , Aripin akan memerintahkan Badan Kehormatan (BK) untuk menindak lanjut laporan para pendemo.
Baca Juga: Bawa 4 Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Lutim
BK akan menindaklanjuti laporan dari Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya atas insiden dugaan kekerasan Wakil Ketua II DPRD kepada salah seorang pengawas SPBU bernama Rudi Arianto yang berada di Wasuponda.
Aripin yang menerima para Pengunjuk rasa di ruang aspirasi mengatakan sebagai pimpinan DPRD akan menerima aspirasi dengan objektif.
Kasus dugaan kekerasan terhadap salah seorang pegawai SPBU Wasuponda itu menyeret nama Wakil Ketua II DPRD Lutim , Usman Sadik.
Baca Juga: BK Diminta Proses Dugaan Kekerasan Dilakukan Wakil Ketua II DPRD Lutim
Saat dikonfirmasi ke Kasi Humas Polres Lutim , Ipda Wira membenarkan bahwa kasus dugaan tersebut kini telah ditangani oleh penyidik.
"Empat orang saksi sudah diminta keterangannya, dari pihak korban," kata Ipda Wira, Selasa (10/5/22).
Dari pihak terduga pelaku, kata Ipda Wira, belum dilakukan pemanggilan, baik Usman dan sopirnya. Tapi keduanya akan segera dipanggil. "Iya, akan dilakukan pemanggilan," ujar Ipda Wira.
Sebelumnya, Ketua DPRD Luwu Timur , Aripin akan memerintahkan Badan Kehormatan (BK) untuk menindak lanjut laporan para pendemo.
Baca Juga: Bawa 4 Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Lutim
BK akan menindaklanjuti laporan dari Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya atas insiden dugaan kekerasan Wakil Ketua II DPRD kepada salah seorang pengawas SPBU bernama Rudi Arianto yang berada di Wasuponda.
Aripin yang menerima para Pengunjuk rasa di ruang aspirasi mengatakan sebagai pimpinan DPRD akan menerima aspirasi dengan objektif.
(agn)
Lihat Juga :