Hari Pertama Kerja, Antrean Panjang Terjadi di RSUD dr Soewandhie Surabaya
Selasa, 10 Mei 2022 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, berbagai sistem yang kelihatan lamban juga didiskusikan dan langsung dicarikan solusinya supaya lebih cepat. "Saya minta jajaran RS untuk bergerak cepat, mengurai masalah sekecil apapun itu dan segera mencari solusi," ujarnya.
Di samping itu, ia juga mengaku terus memperkuat interkoneksi antara puskesmas (sebagai faskes tingkat I) dan rumah sakit sebagai rujukannya. Interkoneksi berbasis online ini terus diperkuat, sehingga nyambung kilat seluruh faskes tingkat I di Surabaya dengan faskes rujukan di atasnya, termasuk RSUD milik Pemkot Surabaya.
"Semua harus berbasis online. Aplikasi e-healt yang kita kembangkan harus benar-benar optimal. Ayo kita ubah demi pelayanan terbaik untuk umat Surabaya," ucapnya. Baca juga: Kobaran Api di Atap Gedung RSUD Leuwiliang Berhasil Dipadamkan
Eri juga meminta orang-orang yang bertugas di front office harus dipilih dan disiapkan orang-orang khusus. Bahkan, ia mengaku ingin melatih mereka secara khusus, supaya komunikasi mereka dengan warga bisa semakin membaik.
"Meskipun dibagi per shif, tapi orang-orangnya harus tetap orang yang sama, tidak ganti orang. Karena kalau ganti orang, komunikasi lisannya pasti berbeda-beda. Melalui berbagai perbaikan ini, ia berharap pelayanan di RSUD dr Soewandhie dan puskesmas se Surabaya bisa semakin membaik," katanya.
Di samping itu, ia juga mengaku terus memperkuat interkoneksi antara puskesmas (sebagai faskes tingkat I) dan rumah sakit sebagai rujukannya. Interkoneksi berbasis online ini terus diperkuat, sehingga nyambung kilat seluruh faskes tingkat I di Surabaya dengan faskes rujukan di atasnya, termasuk RSUD milik Pemkot Surabaya.
"Semua harus berbasis online. Aplikasi e-healt yang kita kembangkan harus benar-benar optimal. Ayo kita ubah demi pelayanan terbaik untuk umat Surabaya," ucapnya. Baca juga: Kobaran Api di Atap Gedung RSUD Leuwiliang Berhasil Dipadamkan
Eri juga meminta orang-orang yang bertugas di front office harus dipilih dan disiapkan orang-orang khusus. Bahkan, ia mengaku ingin melatih mereka secara khusus, supaya komunikasi mereka dengan warga bisa semakin membaik.
"Meskipun dibagi per shif, tapi orang-orangnya harus tetap orang yang sama, tidak ganti orang. Karena kalau ganti orang, komunikasi lisannya pasti berbeda-beda. Melalui berbagai perbaikan ini, ia berharap pelayanan di RSUD dr Soewandhie dan puskesmas se Surabaya bisa semakin membaik," katanya.
(don)
Lihat Juga :