Sadis! Video Anak Dipaksa Duel Gladiator, Disundut Rokok dan Dipaksa Makan Cabai

Jum'at, 06 Mei 2022 - 20:31 WIB
loading...
Sadis! Video Anak Dipaksa...
Video kekerasan pada anak tersebar di media sosial YouTube. Terdapat 3 unggahan video yang diduga kuat pengambilan gambar berlokasi di Cibeureum, Kota Sukabumi. Foto/Tangkapan Layar
A A A
SUKABUMI - Video kekerasan pada anak tersebar di media sosial YouTube yang diunggah oleh akun @warr,ell 307. Dalam akun tersebut terdapat 3 unggahan video yang diduga kuat pada saat pengambilan gambar berlokasi di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

Ketiga unggahan tersebut merekam perkelahian anak yang duel secara gladiator dengan peserta yang berbeda-beda yang disaksikan oleh penonton dari kalangan teman-temannya dengan ada yang sosok wasit yang menyuruh memulai dan memisahkan perkelahian tersebut.

Baca juga: Duel Maut 2 Pelajar Ala Gladiator Gara-gara Cinta Segitiga

Belum diketahui siapa pemilik akun tersebut, namun sekarang unggahan video tersebut sudah dihapus oleh pemiliknya setelah ramai akibat dilaporkan oleh MP (49) salah satu orang tua korban dari anak yang duel tersebut kepada ketua RT/RW dan pihak Kepolisian.

"Awalnya ada bibinya anak saya yang melihat video duel di YouTube, saat melihat video tersebut dia mengenali sosok yang sedang berkelahi tersebut seperti anak saya, lalu dia memberi tahu kepada saya," ujar MP kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (6/5/2022).

Setelah itu, lanjut MP, dia melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT/RW karena dalam rekaman itu terlihat jelas wajah penonton, peserta duel dan juga wasitnya berasal dari satu kompleks perumahan di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, tempat dirinya tinggal.

"Beruntung sebelum dihapus oleh pemilik akun ada salah satu tetangga saya yang menyimpan salah satu video yang di dalamnya merekam anak saya sedang berkelahi dengan temannya. Saya menduga anak saya menjadi korban duel yang dipaksa oleh temannya yang lebih tua usianya, setingkat anak SMP," ujar MP menjelaskan.

Baca juga: Gara-gara Main Bola Plastik, Dua Remaja Duel Ala Gladiator di Klender Jakarta Timur

Atas kejadian ini MP beserta orang tua di wilayahnya merasa was-was yang akan terjadi pada anaknya. Hal tersebut beralasan karena tidak hanya dipaksa duel, beberapa anak mendapatkan perlakuan kekerasan oleh teman yang lebih tua usianya tersebut.

"Ada yang pernah disundut rokok, ada yang disuruh makan cabai. Namun anak saya dan teman-temannya ketika ditanya mereka semua pada tutup mulut seperti ada ancaman. Malahan ada salah satu anak di sini yang mengalami traumatik, tidak mau sekolah dan tidak mau tinggal di sini, akhirnya pindah dan tinggal bersama kerabatnya," ujar MP.



Sementara itu Kapolsek Cibeureum, AKP Suwaji saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa saat ini orang tua korban sudah diantar ke Unit PPA Polres Sukabumi Kota untuk melaporkan kejadian ini.

"Untuk kasus kekerasan anak dan perempuan kasusnya dilimpahkan ke Unit PPA, pihak polsek tidak ada kewenangan untuk menanganinya, sekarang sudah diantar Babinmas untuk melapor ke Polres Sukabumi Kota," ujar Suwaji.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Detik-Detik Selebgram...
Detik-Detik Selebgram yang Aniaya Warga Brunei hingga Tewas Dibekuk
Pemeriksaan Mata Gratis...
Pemeriksaan Mata Gratis di Kadudampit MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Dinilai Sangat Membantu Warga
MNC Peduli, RSI Assyifa...
MNC Peduli, RSI Assyifa Sukabumi, dan Kecamatan Kadudampit Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
16 WNA Pelaku Love Scamming...
16 WNA Pelaku Love Scamming Ditangkap di Sukabumi, Imigrasi Ungkap Modusnya
Rekomendasi
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved