Sempat Terhenti Gegara Pandemi, Syukuran Cangkedong Kembali Digelar Warga di KBB
Rabu, 04 Mei 2022 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, tradisi ini mempunyai tujuan mempererat tali silaturahmi, memupuk rasa saling berbagi, memperhatikan sesama atau tetangga, serta bagian stimulasi semangat anak untuk memakmurkan mesjid.
Tradisi syukuran cangkedong ini telah ada dan dipraktikkan sejak zaman dulu di masyarakat Sunda. Namun kini mulai luntur di beberapa daerah. Di Kampung Cipadang, tradisi syukuran cangkedong sempat terhenti pada dua tahun terakhir, akibat COVID-19.
"Kami sempat prihatin melihat tradisi syukuran cangkedong ini yang mulai luntur. Apalagi sempat terhenti karena COVID-19. Makanya ini kembali dilakukan untuk menjaga tradisi dan melestarikan," pungkasnya.
Foto : Tradisi syukuran cangkedong, setelah Lebaran yang kembali dilakukan masyarakat Kampung Cipadang RT 1/15, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipeundeuy, KBB, yang sebelumnya sempat terhenti akibat COVID-19. Foto/MPI/Adi Haryanto
Tradisi syukuran cangkedong ini telah ada dan dipraktikkan sejak zaman dulu di masyarakat Sunda. Namun kini mulai luntur di beberapa daerah. Di Kampung Cipadang, tradisi syukuran cangkedong sempat terhenti pada dua tahun terakhir, akibat COVID-19.
"Kami sempat prihatin melihat tradisi syukuran cangkedong ini yang mulai luntur. Apalagi sempat terhenti karena COVID-19. Makanya ini kembali dilakukan untuk menjaga tradisi dan melestarikan," pungkasnya.
Foto : Tradisi syukuran cangkedong, setelah Lebaran yang kembali dilakukan masyarakat Kampung Cipadang RT 1/15, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipeundeuy, KBB, yang sebelumnya sempat terhenti akibat COVID-19. Foto/MPI/Adi Haryanto
(don)
Lihat Juga :