Lepas 5.748 Pemudik, Ganjar: Bentuk Perhatian dan Kepedulian kepada Perantau
Kamis, 28 April 2022 - 19:19 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas peserta mudik dalam program Mudik Gratis 2022 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Timur, Kamis (28/4/2022). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi melepas pemudik tujuan Jawa Tengah dalam program Mudik Gratis 2022. Program ini diselenggarakan Pemprov Jateng bekerja sama dengan Bank Jateng.
Total ada 126 armada bus diberangkatkan untuk mengantarkan 5.748 pemudik ke seluruh daerah di Jawa Tengah. Rinciannnya 50 bus dari Pemkab/Pemkot di Jateng, serta 76 bus Pemprov Jateng dan Bank Jateng. Baca juga: Menggapai Rindu di Kampung Halaman
Rombongan berangkat dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. "Kita hidupkan lagi bantuan dari kabupaten kota nyumbang, dari perusahaan nyumbang, dari Bank Jateng, BUMN, BUMD. Saya melihat wajah mereka senang. Kita berpesan agar mereka jaga diri baik-baik dan ini akan mengungkit ekonomi jadi manfaatnya besar sekali," kata Ganjar dalam keterangannya, Kamis (28/4/2022).
Ganjar mengungkapkan, tradisi silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga, terutama saat Lebaran adalah sesuatu yang tidak bisa ditukar dengan apapun. Inilah salah satu alasan diadakannya mudik gratis ini.
"Di samping nilai religius dan spiritualitas, mereka bertemu dengan keluarga, kangen-kangenan. Menurut saya itu nilai yang tidak bisa disamakan dengan uang dan material untuk kebahagiaan yang diharapkan," ujarnya.
Total ada 126 armada bus diberangkatkan untuk mengantarkan 5.748 pemudik ke seluruh daerah di Jawa Tengah. Rinciannnya 50 bus dari Pemkab/Pemkot di Jateng, serta 76 bus Pemprov Jateng dan Bank Jateng. Baca juga: Menggapai Rindu di Kampung Halaman
Rombongan berangkat dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. "Kita hidupkan lagi bantuan dari kabupaten kota nyumbang, dari perusahaan nyumbang, dari Bank Jateng, BUMN, BUMD. Saya melihat wajah mereka senang. Kita berpesan agar mereka jaga diri baik-baik dan ini akan mengungkit ekonomi jadi manfaatnya besar sekali," kata Ganjar dalam keterangannya, Kamis (28/4/2022).
Ganjar mengungkapkan, tradisi silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga, terutama saat Lebaran adalah sesuatu yang tidak bisa ditukar dengan apapun. Inilah salah satu alasan diadakannya mudik gratis ini.
"Di samping nilai religius dan spiritualitas, mereka bertemu dengan keluarga, kangen-kangenan. Menurut saya itu nilai yang tidak bisa disamakan dengan uang dan material untuk kebahagiaan yang diharapkan," ujarnya.
Lihat Juga :