Produk UMKM Lokal di Bulukumba Didorong Tembus Toko Modern
Rabu, 27 April 2022 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Sebab, pada dasarnya toko-toko ritel modern tidak ada masalah. Hanya saja kata Munthasir lagi, produk yang biasanya dipasarkan itu, produksinya tidak kontinyu atau berkelanjutan.
"Artinya, kalau bahan bakunya sudah habis, dia juga setop memproduksi. Nah, di situlah teman-teman pelaku UMKM ini untuk mencari solusi agar bahan baku yang diproduksi tetap ada," katanya.
Baca juga: 840 ASN di Kabupaten Bulukumba Belum Kantongi NIP PPPK
Munthasir menerangkan bahwa sebelumnya juga sekira tahun 2017, Kepala Dinas saat itu masih Andi Cawa Miri sempat memfasilitasi pelaku UMKM dengan toko-toko modern, tapi hambatannya pada kelanjutan produksi.
"Salah satu produk misalnya kopi. Oke dicari. Setelah bahan baku habis, produksi kopi juga hilang. Mungkin salah satu penilaian toko-toko modern, produk yang akan dijual tidak kontinyu," jelasnya.
"Artinya, kalau bahan bakunya sudah habis, dia juga setop memproduksi. Nah, di situlah teman-teman pelaku UMKM ini untuk mencari solusi agar bahan baku yang diproduksi tetap ada," katanya.
Baca juga: 840 ASN di Kabupaten Bulukumba Belum Kantongi NIP PPPK
Munthasir menerangkan bahwa sebelumnya juga sekira tahun 2017, Kepala Dinas saat itu masih Andi Cawa Miri sempat memfasilitasi pelaku UMKM dengan toko-toko modern, tapi hambatannya pada kelanjutan produksi.
"Salah satu produk misalnya kopi. Oke dicari. Setelah bahan baku habis, produksi kopi juga hilang. Mungkin salah satu penilaian toko-toko modern, produk yang akan dijual tidak kontinyu," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :