Produk UMKM Lokal di Bulukumba Didorong Tembus Toko Modern

Rabu, 27 April 2022 - 13:15 WIB
loading...
Produk UMKM Lokal di...
Dialog pengembangan UMKM di halaman belakang Kantor Bupati Bupati Bulukumba, Selasa (26/4/2022). Foto: Istimewa
A A A
BULUKUMBA - Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf mendorong produk UMKM lokal untuk masuk ke toko modern, seperti Alfamart dan Indomart. Ia pun meminta dinas terkait untuk terlibat untuk mewujudkan hal tersebut.

"Kalau produk lokal tidak diakomodir di toko modern, seperti Alfamart, Indomart, tolong Pak Kadis jangan diperpanjang rekomendasi perpanjangan izin perdagangannya," kata Bupati.

Baca juga: Bupati Bulukumba Dorong Warga Binaan Lapas Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Hal itu disampaikan Bupati kepada Kadis Perindustrian, Perdagangan (Perindag), Koperasi dan UKM Bulukumba saat dialog pengembangan UMKM di halaman belakang Kantor Bupati Bupati Bulukumba, Selasa (26/4/2022).

"Produk lokal UMKM kita harus ada di semua tempat di toko-toko ritel modern tersebut," tambah Bupati yang lebih akrab disapa Andi Utta .

Oleh karena itu, kemasan untuk produk lokal UMKM juga harus dipercantik. Sehingga dinas terkait, punya tanggung jawab untuk memperhatikan dan memberi solusi bagi pelaku usaha UMKM .

Dengan begitu, produk UMKM sesuai dengan selera konsumen dan market atau pasarnya pun bisa meningkat.

Andi Utta pun mencontohkan maju pesatnya UMKM di Bali. Yang utama saat ini menurut dia, adalah produksi harus lebih besar lagi.

Baca juga: Gaji PPPK Belum Ada, Pemkab Bulukumba Disarankan Hapus Sebagian Program

"Produksi itu penting. Meski hanya untung kecil. Semakin luas pasar, maka kualitas harus diperhatikan. Seperti Atap Konjo, sangat menarik dan unik. Tinggal dikembangkan," ujarnya.

"Selain itu, 'Bale Nasu' dan 'Bale Tapa' Bulukumba tidak ada duanya. Tidak ada lawannya. Tinggal dikembangkan juga," tambah Andi Utta.

Kadis Perindag, Koperasi dan UKM, Munthasir Nawir menyampaikan bahwa sebenarnya, sejak tahun lalu, pihaknya telah mengundang pelaku UMKM, agar produknya dapat masuk di toko-toko modern seperti Alfamart, Indomart dan Alfamidi.

Sebab, pada dasarnya toko-toko ritel modern tidak ada masalah. Hanya saja kata Munthasir lagi, produk yang biasanya dipasarkan itu, produksinya tidak kontinyu atau berkelanjutan.

"Artinya, kalau bahan bakunya sudah habis, dia juga setop memproduksi. Nah, di situlah teman-teman pelaku UMKM ini untuk mencari solusi agar bahan baku yang diproduksi tetap ada," katanya.

Baca juga: 840 ASN di Kabupaten Bulukumba Belum Kantongi NIP PPPK

Munthasir menerangkan bahwa sebelumnya juga sekira tahun 2017, Kepala Dinas saat itu masih Andi Cawa Miri sempat memfasilitasi pelaku UMKM dengan toko-toko modern, tapi hambatannya pada kelanjutan produksi.

"Salah satu produk misalnya kopi. Oke dicari. Setelah bahan baku habis, produksi kopi juga hilang. Mungkin salah satu penilaian toko-toko modern, produk yang akan dijual tidak kontinyu," jelasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Rekomendasi
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved