Anggota DPRD DKI Kenneth Minta BPAD Sosialisasi Masif terkait Penyerahan Aset pada Warga Jakarta

Selasa, 26 April 2022 - 19:19 WIB
loading...
Anggota DPRD DKI Kenneth...
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth melakukan sejumlah kunjungan di Jakarta Barat saat serap aspirasi masyarakat (reses). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth melakukan sejumlah kunjungan di wilayah Jakarta Barat saat serap aspirasi masyarakat ( reses ).

Dia menemukan beberapa permasalahan yang tidak bisa ditangani oleh dinas terkait seperti banjir, jalan rusak, saluran air, hingga lampu penerangan jalan.

Setelah dilakukan penelusuran, pria yang disapa Kent itu menemukan ternyata permasalahannya yakni wilayah tersebut ternyata belum menjadi aset DKI Jakarta, sehingga dinas-dinas yang hendak perbaiki tidak berani masuk untuk melakukan perbaikan.
Baca juga: Banjir Jakarta, Anggota DPRD DKI Kenneth Sorot Fungsi Sumur Resapan

“Setelah saya turun ke masyarakat ternyata banyak wilayah seperti jalan, saluran, taman dan lampu jalan yang belum menjadi aset DKI sehingga dinas-dinas teknis tidak berani masuk untuk mengerjakannya," ujar Kent, Selasa (26/4/2022).

Menurut dia, banyak wilayah Jakarta yang sampai saat ini belum menjadi aset DKI Jakarta. Salah satu contoh di wilayah Jakarta Barat, seperti di Kompleks Villa Tomang Mas, lalu Jalan Pakuwon di Jelambar yang sudah rusak parah.

Jika sudah menjadi aset daerah Dinas Sumber Daya Air, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, dan Dinas Bina Marga, secara formal tidak ada masalah untuk mengerjakannya.

"Saya ambil satu contoh waktu saya reses di Kompleks Villa Tomang Mas, Jakarta Barat, di sana daerah yang sudah berpuluh-puluh tahun selalu menjadi langganan banjir, Dinas SDA ingin masuk untuk mengerjakan tetapi nyatanya belum masuk aset pemda, padahal pengembang kompleks itu sudah tidak ada atau bubar. Kasihan sekali nasib warga di sana bahwa setiap hujan selalu kebanjiran. Dinas ingin mengerjakan tapi tidak berani karena terbentur aturan karena belum menjadi aset," beber anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved