Pemkot Surabaya Salurkan Bantuan Modal Usaha dan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Selasa, 26 April 2022 - 05:44 WIB
loading...
A
A
A
“Anak itu ternyata belum pernah mencoba duduk di bangku sekolah untuk belajar bersosialisasi. Maka, kami akan membantu untuk memberikan terapi dan berharap bahwa sang ibu bisa terbuka dengan kami,” ujarnya.
Ia pun meminta kepada seluruh warga Kota Surabaya, khususnya para orang tua, apabila ada sesuatu hal yang terjadi kepada sang anak, diharapkan bisa membuka diri. Sebab, Pemkot Surabaya terus berusaha untuk memberikan bantuan atau intervensi.
“Ayo warga Surabaya harus peka terhadap anak-anaknya, karena ini untuk masa depan kita semua. Hal ini juga menjadi bekal orang tua untuk belajar bersabar dalam mengasuh buah hati mereka,” jelasnya. Baca juga: Bupati Bone Salurkan Ratusan Paket Ramadhan ke Penyandang Disabilitas
Tak hanya itu saja, di kawasan Wonosari Wetan Kota Surabaya terdapat satu keluarga yang semua anaknya menyandang disabilitas. Sayangnya, anak pertama telah meninggal dunia, sedangkan anak kedua tidak bisa berjalan maupun berdiri, dan anak ketiga terindikasi mengalami disabilitas intelektual.
“Tapi karena anak ketiga ini masih berusia tiga tahun, maka kita usahakan agar tidak sampai demikian. Kita akan lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan, sehingga kita bisa tepat untuk memberikan intervensi,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, pemkot juga menemukan penyandang disabilitas intelektual yang sudah berusia tujuh tahun. Rini Indriyani menjelaskan, akan segera melakukan tindak lanjut melalui Dinsos Kota Surabaya.
Ia pun meminta kepada seluruh warga Kota Surabaya, khususnya para orang tua, apabila ada sesuatu hal yang terjadi kepada sang anak, diharapkan bisa membuka diri. Sebab, Pemkot Surabaya terus berusaha untuk memberikan bantuan atau intervensi.
“Ayo warga Surabaya harus peka terhadap anak-anaknya, karena ini untuk masa depan kita semua. Hal ini juga menjadi bekal orang tua untuk belajar bersabar dalam mengasuh buah hati mereka,” jelasnya. Baca juga: Bupati Bone Salurkan Ratusan Paket Ramadhan ke Penyandang Disabilitas
Tak hanya itu saja, di kawasan Wonosari Wetan Kota Surabaya terdapat satu keluarga yang semua anaknya menyandang disabilitas. Sayangnya, anak pertama telah meninggal dunia, sedangkan anak kedua tidak bisa berjalan maupun berdiri, dan anak ketiga terindikasi mengalami disabilitas intelektual.
“Tapi karena anak ketiga ini masih berusia tiga tahun, maka kita usahakan agar tidak sampai demikian. Kita akan lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan, sehingga kita bisa tepat untuk memberikan intervensi,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, pemkot juga menemukan penyandang disabilitas intelektual yang sudah berusia tujuh tahun. Rini Indriyani menjelaskan, akan segera melakukan tindak lanjut melalui Dinsos Kota Surabaya.
Lihat Juga :