Hasil Kesepakatan Keluarga, Makam Viral di Pulogadung Tak Akan Direlokasi

Jum'at, 19 Juni 2020 - 19:45 WIB
loading...
Hasil Kesepakatan Keluarga,...
Masyarakat lalu lalang di sekitar makam H Mardjuki Jalan Mugeni 1 RT 03/04, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, yang sempat viral di medsos. Foto: Okto Rizki Alpino/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Makam almarhum H Mardjuki yang sempat viral di Pulogadung, Jakarta Timur, tidak akan direlokasi. Setelah adanya pertemuan dengan Lurah Pisangan Timur, keluarga besar tidak bersedia dengan alasan tanah tersebut merupakan milik keluarga dari keturunan babeh Mardjuki.

Lurah Pisangan Timur, M Iqbal mengatakan, setelah viral pihaknya mencoba untuk merelokasi makam itu ke tempat yang layak. Berbagai cara telah dilakukan, salah satunya mengajak ahli waris untuk berdialog, namun keputusan akhirnya ahli waris tidak bersedia.

"Mereka mengklaim itu tanah (milik mereka), bangunan yang ada disitu adalah kekuarganya, jadi keluarga membangun memakai tanah wakaf," kata Iqbal saat dihuhungi wartawan di Jakarta, Jumat (19/6/2020). (Baca juga: Viral Makam di Tengah Jalan di Pulogadung, Ini Kata Ahli Waris )

Menurut Iqbal, penolakan keluarga juga didasari reaksi warga yang menurut pihak ahli waris tidak sama sekali merasa terusik ataupun terganggu dengan adanya makam itu. (Baca juga: Jelang New Normal, Permintaan Face Shield di Surabaya Meningkat )

"Zaman dulu tanah wakaf belum bisa dibikin surat, dan keluarganya juga tidak urusin dibikin surat, jadi ya sudah, dia (keluarga babeh Mardjuki) tetap mengklaimnya itu tanah wakaf dan warga sekitar tidak ada yang komplain kok," tuturnya.

Lebih lanjut, Iqbal menjelaskan, di lingkungan RT 03/04 Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, sendiri masih banyak terdapat makam dan yang menjorok ke jalan ada tiga. Namun, kata dia, yang viral adalah makam almarhum babeh Mardjuki. Selanjutnya menyikapi hal ini, pihak keluarga berencana untuk mempagar makam tersebut.

"Iya kebanyakan masih keluarga mereka, dan akhirnya mau dipasang pagar. Jadi yang dua makam itu diketahui keluarganya, yang pisah sendiri itu tidak diketahui," tukasnya. (Baca juga: Ini Isi RUU HIP yang Memicu Kontroversi dan Ditolak Ramai-Ramai )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Rekomendasi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Berita Terkini
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved