Hari Bumi Internasional, Perusahaan Konsultan Ini Teguhkan Komitmen Gerakan Keberlanjutan
Sabtu, 23 April 2022 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Konsumen Indonesia menghadapi hambatan besar dan berat, terutama seputar ketersediaan dan keterjangkauan pilihan yang lebih ramah lingkungan dan kurangnya informasi dan interaksi dengan produk yang berkelanjutan.
"Dengan mengatasi masalah ini, kami berharap dapat mengurangi kesenjangan antara nilai dan tindakan nyata dari konsumen Indonesia, sehingga dapat memudahkan dan menarik konsumen Indonesia untuk membuat pilihan yang berkelanjutan,” paparnya.
Reza Andreanto Sustainability selaku manager dari Tetrapak pun menegaskan, semua mengetahui adanya kesenjangan antara nilai dengan tindakan di beberapa praktik keberlanjutan, seperti dalam hal pengelolaan sampah. Sejak 2005, pihaknya secara aktif terlibat dan bekerja sama dengan mitra pengumpulan sampah serta industri daur ulang untuk memastikan bahwa karton minuman pasca-konsumsi / bekas dikumpulkan dan dikirim untuk didaur ulang.
Webinar yang dihadiri sekitar 200 peserta dengan narasumber ahli di bidangnya serta praktisi kehidupan berkelanjutan, seperti Reza Andreanto, Sustainability Manager dari Tetra Pak, perusahaan pengemasan dan pemrosesan makanan multinasional yang mempunyai komitmen serius terhadap kemasan yang berkelanjutan.
Eki Setijadi, Co-founder dan COO dari Jangjo, sebuah platform dan fasilitator pengelolaan sampah yang bertujuan membangun kesadaran seputar sampah dan menginspirasi desentralisasi pemilahan sampah dan daur ulang yang efisien.
Brenda Cynthia Atmadja, PR & Partnership dari Siklus, sebuah perusahaan yang bertujuan menciptakan kembali masa depan ritel dengan mengirimkan isi ulang kebutuhan sehari-hari dari pintu ke pintu, tanpa sampah plastik. Hadir juga Andi Moehammad Ichsan, CEO dari Octopus Indonesia, sebuah platform ekonomi sirkular yang membantu produsen melacak dan mengumpulkan kemasan bekas pakai.
"Dengan mengatasi masalah ini, kami berharap dapat mengurangi kesenjangan antara nilai dan tindakan nyata dari konsumen Indonesia, sehingga dapat memudahkan dan menarik konsumen Indonesia untuk membuat pilihan yang berkelanjutan,” paparnya.
Reza Andreanto Sustainability selaku manager dari Tetrapak pun menegaskan, semua mengetahui adanya kesenjangan antara nilai dengan tindakan di beberapa praktik keberlanjutan, seperti dalam hal pengelolaan sampah. Sejak 2005, pihaknya secara aktif terlibat dan bekerja sama dengan mitra pengumpulan sampah serta industri daur ulang untuk memastikan bahwa karton minuman pasca-konsumsi / bekas dikumpulkan dan dikirim untuk didaur ulang.
Webinar yang dihadiri sekitar 200 peserta dengan narasumber ahli di bidangnya serta praktisi kehidupan berkelanjutan, seperti Reza Andreanto, Sustainability Manager dari Tetra Pak, perusahaan pengemasan dan pemrosesan makanan multinasional yang mempunyai komitmen serius terhadap kemasan yang berkelanjutan.
Eki Setijadi, Co-founder dan COO dari Jangjo, sebuah platform dan fasilitator pengelolaan sampah yang bertujuan membangun kesadaran seputar sampah dan menginspirasi desentralisasi pemilahan sampah dan daur ulang yang efisien.
Brenda Cynthia Atmadja, PR & Partnership dari Siklus, sebuah perusahaan yang bertujuan menciptakan kembali masa depan ritel dengan mengirimkan isi ulang kebutuhan sehari-hari dari pintu ke pintu, tanpa sampah plastik. Hadir juga Andi Moehammad Ichsan, CEO dari Octopus Indonesia, sebuah platform ekonomi sirkular yang membantu produsen melacak dan mengumpulkan kemasan bekas pakai.
Lihat Juga :