Kelabui Penyidik, Senpi Digunakan Eksekusi Anggota Dishub Ternyata Milik Polisi

Jum'at, 22 April 2022 - 15:48 WIB
loading...
Kelabui Penyidik, Senpi...
Para tersangka kasus penembakan anggota Dishub Kota Makassar. Foto: Sindonews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Senjata api berjenis revolver yang digunakan eksekutor dalam mengeksekusi anggota Dinas perhubungan Kota Makassar bukan berasal dari jaringan teroris, melaikan milik anggota polisi tersebut.

Pistol yang digunakan saat penembakan maut pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang awlnya disebut dibeli dari jaringan teroris, ternyata milik oknum anggota Polri inisial CA alias AKM.

Baca Juga: Polisi Tangkap 4 Tersangka Penembakan Anggota Dishub Makassar

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, terkuaknya kepemilikan pistol ini berawal saat Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) meluruskan pernyataan sebelumnya, yang mengatakan pistol dipakai menembak mati korban Najamuddin dibeli pelaku dari jaringan teroris melalui online. Pistol itu ternyata milik oknum polisi inisial CA yang jadi tersangka dalam kasus ini.

"Tidak ada itu pistol dibeli dari jaringan teroris. Itu informasi awalnya gitu, tapi setelah didalami informasi itu nggak benar," tuturnya Jumat (22/4/2022).

Dirinya bilang, CA selaku pemilik pistol maut tersebut diduga mengelabui penyidik saat dimintai keterangan. Penyidik saat ini kembali harus mendalami dari mana sebenarnya senjata api ilegal itu diperoleh oleh CA. "Awalnya dia mengelabui, tapi setelah dikroscek, tidak terbukti," kata Suartana.

Keduanya merupakan oknum kepolisian masing-masing berinisial SL, bertindak sebagai eksekutor dan CA pemilik dari senjata api jenis revolver yang menewaskan Najamuddin Sewang.

Kedua oknum yang bertugas di satuan Brimob Polda Sulsel . Namanya pun telah banyak beredar di mana-mana. Hanya saja, Dua identitas pelaku penembakan personel Dishub Makassar, Najamuddin Sewang masih disembunyikan. Padahal, statusnya sudah resmi ditetapkan tersangka.

Sementara, tiga tersangka yang juga otak pembunuhan eks Kasat Pol PP Makassar Muhammad Iqbal Asnan. Kemudian, Muhammad Asri ajudan Satpol PP semasa jabatan Iqbal yang terbukti ikut merencanakan penembakan (penggambar).

Komang Suhartana mengakui kedua pelaku merupakan oknum dari polri. Pihaknya akan menyampaikan terkait identitas kedua pelaku lainnya saat adanya hasil analisa labfor forensik.

"Kita tunggu dulu hasil hasil analisis labfor forensik kita. Apakah benar ini yang mereka gunakan saat menghabisi nyawa Najamuddin Sewang," jelasnya.

Baca Juga: Polisi Atensi Penuh Atas Kasus Penembakan Anggota Dishub Makassar

Dirinya pun menegaskan sesuai instruksi Kapolda Sulsel , Irjen Pol Nana Sujana bilamana ada anggota yang terbukti melanggar, akan tindak tegas.

"Sudah jelas perintah bapak Kapolda. Tindakan hukum pidana maupun kode etik akan mereka dapatkan kalau terbukti melanggar. Namun sementara keduanya, dalam pemeriksaan Propam," tegasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Satgas Tangkap Meno...
Satgas Tangkap Meno Heluka, KKB yang Tembak Babinsa di Yahukimo
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Rekomendasi
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved