Bandara Trunojoyo Diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur Khofifah Optimistis Bisa Dongkrak Ekonomi Madura
Kamis, 21 April 2022 - 07:52 WIB
loading...
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Bandara Trunojoyo di Sumenep, Madura.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Presiden Joko Widodo meresmikan Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Madura pada Rabu (20/4/2022). Bandara ini menjadi penopang utama transportasi udara yang menghubungkan Madura dan wilayah kepulauan.
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, Bandara Trunojoyo melayani penerbangan perintis dari Sumenep-Bawean PP dan Sumenep-Pagerungan PP. Kemudian juga melayani penerbangan komersial rute Sumenep-Surabaya PP, dan Sumenep-Banyuwangi PP.
Baca juga: Sambut Mudik Lebaran, PT KAI Perbaiki Rel Rusak dan Aus di Daop 7 Madiun
Bahkan ke depannya bandara tersebut diproyeksikan akan membuka rute dari dan ke Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Pulau Kangean, Pulau Masalembu, dan Jember. Dengan diresmikannya bandara tersebut, Khofifah optimistis akan mengungkit pertumbuhan ekonomi wilayah Madura dan kepulauannya. "Semoga ini menjadi starting point pertumbuhan ekonomi di Madura dan sekitarnya yang semakin meningkat ke depannya,” ungkap Khofifah.
Saat ini bandara ini memiliki runway sepanjang 1600 m x 30 meter, yang mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Bandara ini juga telah memiliki gedung terminal baru seluas 3.600 m2 dengan kapasitas 129.000 penumpang per tahunnya.
Bandara Trunojoyo dilengkapi standar keselamatan yang mumpuni serta digunakan oleh beberapa sekolah penerbangan seperti Merpati Pilot School, BP3 Banyuwangi Kemenhub, Nusa Flying Internasional, Aviatera, Global Aviation, dan Bali International Flight Academy.
"Bandara ini akan menarik bagi para investor. Utamanya pariwisata dan kerajinan khas Madura. Karena saya yakin, jika diiringi dengan branding yang baik, maka para investor akan berdatangan ke Sumenep, mengingat Sumenep memiliki banya potensi khususnya wisata di kepulauan," jelas Khofifah.
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, Bandara Trunojoyo melayani penerbangan perintis dari Sumenep-Bawean PP dan Sumenep-Pagerungan PP. Kemudian juga melayani penerbangan komersial rute Sumenep-Surabaya PP, dan Sumenep-Banyuwangi PP.
Baca juga: Sambut Mudik Lebaran, PT KAI Perbaiki Rel Rusak dan Aus di Daop 7 Madiun
Bahkan ke depannya bandara tersebut diproyeksikan akan membuka rute dari dan ke Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Pulau Kangean, Pulau Masalembu, dan Jember. Dengan diresmikannya bandara tersebut, Khofifah optimistis akan mengungkit pertumbuhan ekonomi wilayah Madura dan kepulauannya. "Semoga ini menjadi starting point pertumbuhan ekonomi di Madura dan sekitarnya yang semakin meningkat ke depannya,” ungkap Khofifah.
Saat ini bandara ini memiliki runway sepanjang 1600 m x 30 meter, yang mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Bandara ini juga telah memiliki gedung terminal baru seluas 3.600 m2 dengan kapasitas 129.000 penumpang per tahunnya.
Bandara Trunojoyo dilengkapi standar keselamatan yang mumpuni serta digunakan oleh beberapa sekolah penerbangan seperti Merpati Pilot School, BP3 Banyuwangi Kemenhub, Nusa Flying Internasional, Aviatera, Global Aviation, dan Bali International Flight Academy.
"Bandara ini akan menarik bagi para investor. Utamanya pariwisata dan kerajinan khas Madura. Karena saya yakin, jika diiringi dengan branding yang baik, maka para investor akan berdatangan ke Sumenep, mengingat Sumenep memiliki banya potensi khususnya wisata di kepulauan," jelas Khofifah.
Lihat Juga :