Pemkab Maros Gelar Salat Idul Fitri 1443 H, Kepala Kemenag Jadi Khatib
Selasa, 19 April 2022 - 15:56 WIB
loading...
Bupati Maros, AS Chaidir Syam memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini, Selasa (19/4/2022). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memutuskan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah untuk pertama kalinya selama pandemi Covid-19 melanda negeri ini.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, setelah dua tahun tidak dilaksanakan, tahun ini pemerintah memutuskan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri. Keputusan ini diambil setelah pemerintah melakukan rapat Persiapan Hari Besar Islam (PHBI) yakni Salat Idul Fitri 1443 H di Ruang Rapat Bupati, Selasa (19/4/2022).
Baca juga:H-13 Mudik Lebaran, Bandara Hasanuddin Masih Sepi Penumpang
Hasil rapat tersebut memutuskan pelaksanaan Salat Idul Fitri untuk tingkat kabupaten akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Untuk pelaksanaan di tingkat kecamatan dan kelurahan bisa dilaksanakan di masjid sesuai keputusan bersama.
"Kita memutuskan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang. Kalau unsur forkopimda dan kepala Kemenag, maka akan salat di lapangan. Khusus tingkat kabupaten sengaja dipusatkan di ruang terbuka agar tetap bisa menjaga protokol kesehatan," ungkap Chaidir kepada wartawan.
Chaidir menyebutkan, yang ditunjuk sebagai Imam dalam pelaksanaan PHBI ini adalah H Syamsuddin Caco. Sementara untuk khatib dipercayakan kepada Kepala Kemenag Maros, Abd Hafid Talla.
Baca juga:Tarawih Keliling, Bupati Adnan Paparkan Program Prioritas Daerah
"Kami minta kesediaannya Pak Syamsuddin dulu. Alhamdulillah kepala Kemenag bersedia jadi Khatib. Untuk imam kita siapkan cadangan yaitu imam Masjid Al-Markaz," ungkapnya.
Salat Idul Fitri kali ini kata Chaidir, pihaknya meminta kepada jamaah Masjid Al-Markaz untuk bergabung bersama di Lapangan Pallangtikang. Karenanya masjid Almarkas tidak digunakan untuk Salat Idul Fitri.
Baca juga:Bupati dan Wabup Hadiri Malam Nuzulul Qur'an di Almarkaz Maros
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Maros, Abd Hafid M Talla berharap agar seluruh masyarakat yang ikut salat telah melakukan vaksinasi. Pelaksanaan PHBI ungkapnya, akan berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan .
"Biar tidak ada kekhawatiran, masyarakat yang ingin ikut melakukan perayaan salat ied harus sudah divaksin. Dari rumah juga sebaiknya sudah pakai masker," pungkasnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, setelah dua tahun tidak dilaksanakan, tahun ini pemerintah memutuskan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri. Keputusan ini diambil setelah pemerintah melakukan rapat Persiapan Hari Besar Islam (PHBI) yakni Salat Idul Fitri 1443 H di Ruang Rapat Bupati, Selasa (19/4/2022).
Baca juga:H-13 Mudik Lebaran, Bandara Hasanuddin Masih Sepi Penumpang
Hasil rapat tersebut memutuskan pelaksanaan Salat Idul Fitri untuk tingkat kabupaten akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Untuk pelaksanaan di tingkat kecamatan dan kelurahan bisa dilaksanakan di masjid sesuai keputusan bersama.
"Kita memutuskan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang. Kalau unsur forkopimda dan kepala Kemenag, maka akan salat di lapangan. Khusus tingkat kabupaten sengaja dipusatkan di ruang terbuka agar tetap bisa menjaga protokol kesehatan," ungkap Chaidir kepada wartawan.
Chaidir menyebutkan, yang ditunjuk sebagai Imam dalam pelaksanaan PHBI ini adalah H Syamsuddin Caco. Sementara untuk khatib dipercayakan kepada Kepala Kemenag Maros, Abd Hafid Talla.
Baca juga:Tarawih Keliling, Bupati Adnan Paparkan Program Prioritas Daerah
"Kami minta kesediaannya Pak Syamsuddin dulu. Alhamdulillah kepala Kemenag bersedia jadi Khatib. Untuk imam kita siapkan cadangan yaitu imam Masjid Al-Markaz," ungkapnya.
Salat Idul Fitri kali ini kata Chaidir, pihaknya meminta kepada jamaah Masjid Al-Markaz untuk bergabung bersama di Lapangan Pallangtikang. Karenanya masjid Almarkas tidak digunakan untuk Salat Idul Fitri.
Baca juga:Bupati dan Wabup Hadiri Malam Nuzulul Qur'an di Almarkaz Maros
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Maros, Abd Hafid M Talla berharap agar seluruh masyarakat yang ikut salat telah melakukan vaksinasi. Pelaksanaan PHBI ungkapnya, akan berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan .
"Biar tidak ada kekhawatiran, masyarakat yang ingin ikut melakukan perayaan salat ied harus sudah divaksin. Dari rumah juga sebaiknya sudah pakai masker," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :