Kisah Depati Amir, Bajak Laut Pemersatu Warga Melayu dan Tionghoa Melawan Belanda

Minggu, 17 April 2022 - 05:17 WIB
loading...
A A A
Belanda sangat takut dengan pengorganisiran yang dilakukan Depati Amir, karena sifatnya yang secara terbuka anti kolonialisme. Hal ini membuat Belanda meminta bantuan militer dari Palembang dan Batavia, pada 1850.

Gerakan protes dan perjuangan Depati Amir sangat kuat, karena dia berhasil menggabungkan dua kelompok etnik yang berbeda. Dia tidak hanya memobilisasi warga Melayu, tetapi juga golongan Tionghoa yang menjadi kuli parit tambang.

Perlawanan Depati Amir terhadap Belanda berlangsung dalam rentang 1830-1851. Dalam melakukan perlawanan, Depati Amir dibantu adiknya Cing atau Hamzah sebagai panglima perang, serta sejumlah kerabatnya.

Baca: Tragedi Raden Ayu Lembah dan Jatuhnya Kekuasaan Amangkurat III di Kartasura

Pusat perlawanannya berada di Kampung Tjengal. Upaya pengorganisiran Depati Amir berhasil mendapatkan simpati dari sejumlah demang dan batin. Sehingga, perlawanan berlangsung sengit di sepanjang pantai timur Bangka.

Mulai dari Terentang, Ampang, Toboali, Jebus, dan Sungailiat, semua bangkit berjuang bersama dengan Depati Amir.

Dia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah komunitas Tionghoa, mulai dari Kepala Parit, seperti Parit Kampung Air Duren, Parit Serut, Parit Singli Bawah dan seorang Letnan Tionghoa di Merawang, hingga Tionghoa Muslim.

Dengan bantuan pihak Tionghoa ini, Depati Amir mendapatkan pasokan senjata dari Singapura. Tidak hanya itu, bantuan senjata juga datang dari para lanun yang diperolah dari Mindanao, Lingga dan Palembang.

Baca: Nasib Tragis Ibunda Gajah Mada, Dewi Andong Sari yang Bunuh Diri di Gunung Ratu

Perlawanan yang dikabarkan Depati Amir menjadi sangat hebat. Maka menjadi wajar jika Belanda kewalahan dan meminta bantuan militer dari Palembang dan Batavia. Perang dengan Belanda pun akhirnya berkecamuk dan meluas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Kemlu Bebaskan 1 Korban...
Kemlu Bebaskan 1 Korban Pembajakan Kapal di Somalia, 5 WNI Masih Disandera
4 WNI Diculik Bajak...
4 WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kemlu: Pelaku Tengah Diburu
Rekomendasi
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved