Banyak Mobil Parkir di Bahu Jalan, Warga Buat Spanduk Sindir Pemilik
Sabtu, 16 April 2022 - 16:29 WIB
loading...
Warga memasang spanduk di Perumahan Bumi Maros Indah, yang menyindir pemilik mobil yang kerap parkir sembarangan. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Sebuah spanduk berisi pesan bagi warga untuk membuat garasi terlebih dahulu sebelum membeli mobil, baru-baru ini viral di media sosial masyarakat Kabupaten Maros.
Spanduk itu membentang di Jalan Tomalia Raya, tepatnya di Perumahan Bumi Maros Indah. Spanduk tersebut bertuliskan pesan yang menohok bagi pemilik mobil yang tidak memiliki garasi.
Baca juga: Bulog Jamin Stok Beras di Maros Aman hingga 5 Bulan Mendatang
“Tabe, siapkan garasinya dulu sebelum beli mobil, jalan kompleks milik warga, bukan garasi mobil pribadi". Seperti inilah tulisan di spanduk yang terpajang di jalan masuk perumahan tersebut.
Salah satu warga Perumahan Bumi Maros Indah, Gunandar, mengatakan, spanduk tersebut berawal dari keresahan warga yang mulai gerah dengan aksi parkir sembarangan.
“Dan salah satu penyebab macetnya di jalan poros perumnas adalah banyaknya mobil yang parkir di kiri kanan badan jalan,” katanya saat ditemui, Sabtu (16/4).
Gunandar mengatakan, selain terlihat semrawut, parkir mobil milik warga yang mengambil badan jalan juga kerap menimbulkan kemacetan. Apalagi saat ini kata dia perumnas sering dijadikan jalur alternatif jika terjadi kemacetan di Jalan Poros Maros-Makassar.
Dia mengakui, pemasangan spanduk tersebut dimulai pada Kamis lalu,14 April 2022. Kondisi ini sebenarnya telah terjadi sekitar tiga tahun. Hanya saja, warga setempat merasa, belakangan ini semakin parah.
"Makanya kami mengambil langkah ini, agar bisa terhindarkan dari kemacetan,” tambahnya.
Dia mengaku setelah pemasangan spanduk,kendaraan yang parkir sembarangan cukup berkurang drastis.
Baca juga: Bupati Maros Pantau Sejumlah Toko untuk Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
"Beberapa warga terlihat sudah memarkir mobil mereka secara teratur, namun masih ada warga yang parkir sembarangan karena memang posisi rumahnya tidak memiliki parkiran,” jelasnya.
Menurutnya, fenomena ini tidak hanya terjadi di Perumnas, namun juga kerap terjadi di wilayah kompleks lain. Makanya dia berharap hal tersebut bisa segara ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat.
"Kami berharap, pemerintah mau membuat regulasi tentang aturan resmi terkait parkir di badan jalan khususnya di wilayah kompleks,” imbuhnya.
Dia pun berharap warga yang memiliki kendaraan roda empat segara menyiapkan lahan parkir. Karena semakin banyak orang yang memiliki mobil tapi tidak memiliki lahan parkir ini juga meresahkan dan membahayakan pengendara lain.
“Semoga ada kesadaran warga sehingga pemanfaatan jalan bisa lebih bijak,” tutupnya.
Sementara itu, warga lainnya Ley, mengatakan, sebelum melakukan pemasagan spanduk, pihaknya terlebih dahulu melakukan diskusi dengan warga lainnya.
“Dari hasil berembuk itulah, akhirnya warga berinisiatif untuk mencetak spanduk sendiri,” katanya.
Baca juga: Tingkatkan Reformasi Birokrasi, Chaidir Terapkan Sistem Merit Manajemen ASN
Namun hingga hari ini masih ada beberapa mobil pribadi yang parkir di tepi jalan.Makanya dia berharap warga bisa lebih bijak dalam memarkir kendaraan.
"Pemasangan spanduk ini, kami harap, warga bisa sadar dan tidak lagi menjadikan tepi jalan kompleks sebagai parkiran mobil pribadi,” tutupnya.
Spanduk itu membentang di Jalan Tomalia Raya, tepatnya di Perumahan Bumi Maros Indah. Spanduk tersebut bertuliskan pesan yang menohok bagi pemilik mobil yang tidak memiliki garasi.
Baca juga: Bulog Jamin Stok Beras di Maros Aman hingga 5 Bulan Mendatang
“Tabe, siapkan garasinya dulu sebelum beli mobil, jalan kompleks milik warga, bukan garasi mobil pribadi". Seperti inilah tulisan di spanduk yang terpajang di jalan masuk perumahan tersebut.
Salah satu warga Perumahan Bumi Maros Indah, Gunandar, mengatakan, spanduk tersebut berawal dari keresahan warga yang mulai gerah dengan aksi parkir sembarangan.
“Dan salah satu penyebab macetnya di jalan poros perumnas adalah banyaknya mobil yang parkir di kiri kanan badan jalan,” katanya saat ditemui, Sabtu (16/4).
Gunandar mengatakan, selain terlihat semrawut, parkir mobil milik warga yang mengambil badan jalan juga kerap menimbulkan kemacetan. Apalagi saat ini kata dia perumnas sering dijadikan jalur alternatif jika terjadi kemacetan di Jalan Poros Maros-Makassar.
Dia mengakui, pemasangan spanduk tersebut dimulai pada Kamis lalu,14 April 2022. Kondisi ini sebenarnya telah terjadi sekitar tiga tahun. Hanya saja, warga setempat merasa, belakangan ini semakin parah.
"Makanya kami mengambil langkah ini, agar bisa terhindarkan dari kemacetan,” tambahnya.
Dia mengaku setelah pemasangan spanduk,kendaraan yang parkir sembarangan cukup berkurang drastis.
Baca juga: Bupati Maros Pantau Sejumlah Toko untuk Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
"Beberapa warga terlihat sudah memarkir mobil mereka secara teratur, namun masih ada warga yang parkir sembarangan karena memang posisi rumahnya tidak memiliki parkiran,” jelasnya.
Menurutnya, fenomena ini tidak hanya terjadi di Perumnas, namun juga kerap terjadi di wilayah kompleks lain. Makanya dia berharap hal tersebut bisa segara ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat.
"Kami berharap, pemerintah mau membuat regulasi tentang aturan resmi terkait parkir di badan jalan khususnya di wilayah kompleks,” imbuhnya.
Dia pun berharap warga yang memiliki kendaraan roda empat segara menyiapkan lahan parkir. Karena semakin banyak orang yang memiliki mobil tapi tidak memiliki lahan parkir ini juga meresahkan dan membahayakan pengendara lain.
“Semoga ada kesadaran warga sehingga pemanfaatan jalan bisa lebih bijak,” tutupnya.
Sementara itu, warga lainnya Ley, mengatakan, sebelum melakukan pemasagan spanduk, pihaknya terlebih dahulu melakukan diskusi dengan warga lainnya.
“Dari hasil berembuk itulah, akhirnya warga berinisiatif untuk mencetak spanduk sendiri,” katanya.
Baca juga: Tingkatkan Reformasi Birokrasi, Chaidir Terapkan Sistem Merit Manajemen ASN
Namun hingga hari ini masih ada beberapa mobil pribadi yang parkir di tepi jalan.Makanya dia berharap warga bisa lebih bijak dalam memarkir kendaraan.
"Pemasangan spanduk ini, kami harap, warga bisa sadar dan tidak lagi menjadikan tepi jalan kompleks sebagai parkiran mobil pribadi,” tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :