Amblas Akibat Banjir Badang, BPBD Kabupaten Dairi Bangun Gorong-Gorong
Jum'at, 24 April 2020 - 17:30 WIB
loading...
Amblas Akibat Banjir Badang, BPBD Kabupaten Dairi Bangun Gorong-Gorong. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SIDIKALANG - Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi melakukan perbaikan jalan amblas akibat banjir bandang yang terjadi di Dusun Rumah Haji, Desa Sumbari, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Jumat (24/04/2020).
Camat Silima Pungga-pungga, Maruli Sinaga menyampaikan perbaikan jalan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Dairi, Dr Addy Keleng Ate Berutu agar dengan cepat bisa merampungkan jalan amblas yang terputus sepanjang 35 meter akibat yang banjir bandang yang terjadi di desa Subari yang terjadi sekitar setahun lalu. (Baca juga : Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung, Akses Jalan Kabanjahe-Kuta Buluh Terputus )
Menurutnya rencana awal dalam perbaikan jalan ini dilakukan dengan pembangunan jembatan sebagaimana permohonan yang diajukan, namun melihat kondisi waktu dan juga biaya yang terbilang besar maka pebangunan jembatan ditanguhkan.
"Namun dapat disiasati dengan pemasangan gorong-gorong baja, diameter 2 meter kali 5 meter selanjutnya ditimbun dengan tanah dan sirtu," terang Maruli, Jumat (24/4/2020).
Ia melanjutkan, pengerjaan yang dilakukan sudah mencapai progres pengerjaan mencapai 20 persen, yang diperkirakan pengerjaan selesai dalam waktu 10 hari kerja.
Camat Silima Pungga-pungga, Maruli Sinaga menyampaikan perbaikan jalan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Dairi, Dr Addy Keleng Ate Berutu agar dengan cepat bisa merampungkan jalan amblas yang terputus sepanjang 35 meter akibat yang banjir bandang yang terjadi di desa Subari yang terjadi sekitar setahun lalu. (Baca juga : Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung, Akses Jalan Kabanjahe-Kuta Buluh Terputus )
Menurutnya rencana awal dalam perbaikan jalan ini dilakukan dengan pembangunan jembatan sebagaimana permohonan yang diajukan, namun melihat kondisi waktu dan juga biaya yang terbilang besar maka pebangunan jembatan ditanguhkan.
"Namun dapat disiasati dengan pemasangan gorong-gorong baja, diameter 2 meter kali 5 meter selanjutnya ditimbun dengan tanah dan sirtu," terang Maruli, Jumat (24/4/2020).
Ia melanjutkan, pengerjaan yang dilakukan sudah mencapai progres pengerjaan mencapai 20 persen, yang diperkirakan pengerjaan selesai dalam waktu 10 hari kerja.
Lihat Juga :