Kepri Marak Perjudian, IPW Desak Polisi Tindak Tegas

Selasa, 12 April 2022 - 22:58 WIB
loading...
Kepri Marak Perjudian,...
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolda Kepri agar menutup semua tempat-tempat hiburan malam dan perjudian yang masih beroperasi selama bulan Ramadhan. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
BATAM - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) agar menutup semua tempat-tempat hiburan malam dan perjudian yang masih beroperasi selama bulan Ramadhan.

“Perjudian dalam segala bentuk, metode, dan penggunaan teknologinya. Berdasarkan ketentuan UU itu merupakan pidana, oleh karna itu IPW mendesak Kapolda Kepri menutup semua tempat-tempat perjudian yang masih beroperasi di bulan ramadhan di Kepri dan Batam,” kata Teguh, di Jakarta, Selasa (12/4/2022). Baca juga: IPW Desak Propam Polri Periksa Kapolda Jateng terkait Kasus Wadas



Teguh menyampaikan itu menanggapi maraknya tempat hiburan malam dan perjudian di Kota Batam Kepulauan Riau yang beroperasi di bulan Ramadhan. Diduga perjudian dan tempat hiburan malam tersebut dibekingi oleh aparat penegak hukum.

Pasalnya, lokalisasi perjudian dan hiburan malam seperti di kawasan Nagoya, Penuin dan juga di Nagoya Hill Mall masih saja beroperasi di saat sebagian besar umat Islam tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Menurut Teguh, perbuatan tersebut selain delik pidana dan juga dilarang oleh agama. “Kita tau wilayah Kepri adalah wilayah di mana orang Melayu sangat menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, ini harus menjadi poin penting untuk Kapolda Riau untuk peka,” tegasnya.

Teguh menilai, apabila Kapolda tidak segera melakukan tindakan tegas terhadap tempat hiburan malam, hal itu mengindikasikan bahwa ada oknum anggota di Polda Kepri yang diduga ikut membekingi tempat hiburan malam tersebut.

“Tentunya masyarakat menjadi tanda tanya dan tidak percaya kepada institusi Polri. Karena parameternya jelas, tutup tempat perjudian tersebut, kalau tidak ditutup selama bulan ramadhan, kapolda artinya melakukan pembiaran," ujarnya.

Karena itu, IPW meminta Kapolda sungguh-sungguh dan mengirimkan Propam turun mengawasi dalam proses penertiban. "Apabila ada anggota polri yang diduga terlibat, kami mendesak kapolda langsung yang turun tangan,” tutur Teguh. Baca juga: Perjudian di Batam Kian Meresahkan, LAMI Desak Aparat Kepolisian Tindak Tegas

Pendapat yang sama diungkapkan pengamat militer Wibisono. Pihaknya mengaku prihatin atas maraknya praktik perjudian kasino maupun rolex di Kota Batam. "Saya sering ke sana, walaupun Batam sebagai kota modern tapi kultur masyarakatnya sangat Islami. Seharusnya pengusaha di sana bisa menghargai kultur setempat," ujar Wibisono.

Wibi berharap ada ketegasan dari Divpropam Polri agar menindak jajarannya yang diduga ikut terlibat membekingi pengusaha.“Saya berharap di Batam bisa terjaga suasana kondusif, agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman,” tutup Wibi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Bareskrim Gerebek New...
Bareskrim Gerebek New Zone, Penasihat Ahli Kapolri: Tekan Peredaran Narkoba di Sumut
Bareskrim Polri Gerebek...
Bareskrim Polri Gerebek New Zone Medan, Tempat Hiburan Malam Penjual Narkoba Tinggal Tunggu Waktu
IPW Sebut Masyarakat...
IPW Sebut Masyarakat Ingin Kompolnas Independen, Sama Seperti Komnas HAM
DJ BlackShadow Comeback...
DJ BlackShadow Comeback dengan Against The Storm, Curi Spotlight Urban Thirsty
Sugeng Teguh Santoso...
Sugeng Teguh Santoso Kena Ulti Refly Harun: Anda Ngomong Seolah Police Watch ternyata PSI
Rekomendasi
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved