Ipda Imam Agus Husein Perwira Brimob Meninggal Dunia Usai Amankan Demo di Kendari
Senin, 11 April 2022 - 18:26 WIB
loading...
Ipda Imam Agus Husein Perwira Unit Detasemen Gegana Polda Sultra meninggal dunia usai mengamankan aksi demonstrasi yang berujung bentrok di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Senin (11/4/2022). Foto iNews TV/Mukhtaruddin
A
A
A
KENDARI - Ipda Imam Agus Husein Perwira Unit Detasemen Gegana Brimob Polda Sultra meninggal dunia usai mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung bentrok di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara, pada Senin (11/4/2022). Perwira Korps Brimob ini meninggal dunia di Rumah sakit Bhayangkara III Kendari sekira pukul 17.30 Wita.
Baca : Anggota Brimob Tewas Dikeroyok, Kafe Obama Kebayoran Baru Ditutup Permanen
Kabag ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjuntak membenarkan informasi meninggalnya perwira polisi tersebut.
“Iya, satu anggota meninggal dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara", ujar Jupen.
Jupen menambahkan Ipda Imam diketahui bertugas di Satuan brimob Polda Sultra, sementara untuk kronologis dan penyebab kematian personel belum diketahui.
"Yang meninggal dari satuan Brimob Polda, untuk kronologis belum ada informasi kami masih di lapangan, ungkapnya.
Baca juga : Pecatan Brimob Ini Berniat Bunuh Aiptu Robin Secara Brutal
Almarhum menjalankan tugas mengamankan unjuk rasa yang bentrok di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara, diduga Ipda Imam mengalami sesak napas saat menjalankan tugas karena untuk membubarkan massa yang mulai brutal, kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa.
Baca : Anggota Brimob Tewas Dikeroyok, Kafe Obama Kebayoran Baru Ditutup Permanen
Kabag ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjuntak membenarkan informasi meninggalnya perwira polisi tersebut.
“Iya, satu anggota meninggal dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara", ujar Jupen.
Jupen menambahkan Ipda Imam diketahui bertugas di Satuan brimob Polda Sultra, sementara untuk kronologis dan penyebab kematian personel belum diketahui.
"Yang meninggal dari satuan Brimob Polda, untuk kronologis belum ada informasi kami masih di lapangan, ungkapnya.
Baca juga : Pecatan Brimob Ini Berniat Bunuh Aiptu Robin Secara Brutal
Almarhum menjalankan tugas mengamankan unjuk rasa yang bentrok di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara, diduga Ipda Imam mengalami sesak napas saat menjalankan tugas karena untuk membubarkan massa yang mulai brutal, kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa.
(sms)
Lihat Juga :