alexametrics

Pencari kerang tewas berdiri di dasar sungai

loading...
Pencari kerang tewas berdiri di dasar sungai
Ilustrasi (istimewa)
A+ A-
Sindonews.com – Setelah semalaman mencari, akhirnya warga dan petugas gabungan berhasil menemukan Santo (25) warga Dusun kopok, Tawangsari, Pengasih yang dilaporkan hilang saat mencari kerang di Dusun Tempuran, Plumbon, Temon. Santo ditemukan tak bernyawa di dasar Sungai Serang, karena kakinya tersangkut jaring nelayan.

Sebelum dikabarkan hilang, Santo terakhir kali terlihat di sekitar lokasi pukul 15.00 WIB. Tapi hingga petang, korban tak kunjung kembali ke rumahnya. Keluarga yang cemas berusaha mencari bersama warga lain. Sepeda motor dan pakaian korban tergeletak utuh di pinggiran sungai.

Korban akhirnya ditemukan di perbatasan Dusun Tempuran dan Dusun Karanganyar, Karangwuni, Wates.



“Saat ditemukan jam 09.45 WIB, korban sudah tewas. Jasadnya tersangkut jaring di dasar sungai dengan posisi berdiri,” kata Kanit I Subden I Den-B Pelopor Brimob Sentolo, Ipda Sukristiono, Senin (15/4/2013).

Sukristiono mengatakan, saat ditemukan pula tubuh korban mulai membusuk. Bagian wajah korban sudah dalam keadaan rusak, badan membengkak dan sebagian kulit mengelupas.

Keberadaan korban, kata dia, berhasil ditemukan tim gabungan dari Polres Kulonprogo, Basarnas, Polairut, serta warga sekitar.

Mereka menyisir bibir sungai sepanjang 100 meter ke arah muara dari tempat korban dilaporkan hilang. Penyisiran dilakukan 10 orang dengan cara berjajar dan selanjutnya bergerak menuju arah muara.

Kepala Pos Basarnas Yogyakarta Asbani mengatakan, pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak Minggu 14 April 2013 sore. Namun, upaya tim belum membuahkan hasil karena wilayah Kulonprogo diguyur hujan lebat membuat permukaan air sungai pasang.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak