Aksinya Gasak Kotak Amal di Mushola Viral, Pemuda Ini Akhirnya Menyerahkan Diri
Jum'at, 08 April 2022 - 18:57 WIB
loading...
Aksi pemuda mencuri kotak amal mushola di Kota Malang, viral di media sosial. Foto/Ist.
A
A
A
MALANG - Pemuda berinisial F (18) warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, akhirnya menyerahkan diri setelah aksinya mencuri kotak amal viral di media sosial. Pencurian kotak amal ini terekam CCTV di Mushola Miftakhul Huda Jalan Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandan, Kota Malang.
Baca juga: Miris! Bocah di Jambi Curi Kotak Amal, Uangnya untuk Beli Rokok dan Main PlayStation
Ketua RT 8 RW 4 Kelurahan Cemorokandang, Pujianto mengungkapkan, pria yang mengaku sebagai pencuri kotak amal mushola menyerahkan dirinya ke pengurus mushola. Pelaku mendatangi mushola usai aksi pencuriannya viral. "Itu tadi menyerahkan diri, anaknya. Datang ke sini (mushola) dan mengaku yang mencuri kotak amal," ujarnya, Jumat (8/4/2022).
Menurutnya, kehadiran pelaku pencurian kotak amal bersama motor yang diakui sebagai sarana melakukan aksi pencurian, langsung dilaporkan warga ke polisi. Dari hasil identifikasi CCTV, dan sepeda motor memang benar pemuda tersebut pelaku pencurian kotak amal, pada Rabu (6/4/2022). "Kita serahkan kepada polisi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," katanya.
Baca juga: Miris! Bocah di Jambi Curi Kotak Amal, Uangnya untuk Beli Rokok dan Main PlayStation
Ketua RT 8 RW 4 Kelurahan Cemorokandang, Pujianto mengungkapkan, pria yang mengaku sebagai pencuri kotak amal mushola menyerahkan dirinya ke pengurus mushola. Pelaku mendatangi mushola usai aksi pencuriannya viral. "Itu tadi menyerahkan diri, anaknya. Datang ke sini (mushola) dan mengaku yang mencuri kotak amal," ujarnya, Jumat (8/4/2022).
Menurutnya, kehadiran pelaku pencurian kotak amal bersama motor yang diakui sebagai sarana melakukan aksi pencurian, langsung dilaporkan warga ke polisi. Dari hasil identifikasi CCTV, dan sepeda motor memang benar pemuda tersebut pelaku pencurian kotak amal, pada Rabu (6/4/2022). "Kita serahkan kepada polisi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," katanya.
Lihat Juga :