Kasus Tewasnya Tiga Pekerja PT Enero Mojokerto, Polisi Periksa 16 Saksi
Jum'at, 24 April 2020 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Hingga membuat ketiganya pingsan dan terjatuh ke dalam lumpur. Hal itu berdasarkan kondisi jasad ketiganya saat dievakuasi ke RSUD RA Basoeni Gedek, pada Sabtu (11/4) pagi. Kala itu, tubuh ketiganya penuh dengan lumpur. Bahkan, berdasarkan informasi yang didapat, ditemukan lumpur dengan kandungan gas di dalam tubuh korban.
"Ada gas H2S di dalam kolam, itu gas berbahaya yang seharusnya diketahui pekerja. Efeknya terlalu menyengat bisa membuat puyeng hingga pingsan. Selain itu, hasil sementara juga ditemukan adanya lumpur dengan kandungan H2S di dalam tubuh korban. Tapi untuk lebih jelasnya nunggu hasil keluar," tandas Sodik.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pekerja pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto tewas, Sabtu (11/4) pagi. Diduga, mereka mengalami kecelakaan kerja. Sedangkan dua lainnya selamat dan masih menjalani perawatan di RSUD RA Basuni.
Tiga orang pekerja yang tewas itu diketahui bernama Beni Trio Sucahyo, 30, warga Desa Gembongan. Selanjutnya Bayu Adi Nugraha, 30, serta Rudik, 45. Keduanya warga Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Sementara dua korban selama yakni Jainun, 45 dan Choirul Hidayat, 28. Keduanya mengalami syok dan saat ini masih menjalani perawatan medis
"Ada gas H2S di dalam kolam, itu gas berbahaya yang seharusnya diketahui pekerja. Efeknya terlalu menyengat bisa membuat puyeng hingga pingsan. Selain itu, hasil sementara juga ditemukan adanya lumpur dengan kandungan H2S di dalam tubuh korban. Tapi untuk lebih jelasnya nunggu hasil keluar," tandas Sodik.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pekerja pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto tewas, Sabtu (11/4) pagi. Diduga, mereka mengalami kecelakaan kerja. Sedangkan dua lainnya selamat dan masih menjalani perawatan di RSUD RA Basuni.
Tiga orang pekerja yang tewas itu diketahui bernama Beni Trio Sucahyo, 30, warga Desa Gembongan. Selanjutnya Bayu Adi Nugraha, 30, serta Rudik, 45. Keduanya warga Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Sementara dua korban selama yakni Jainun, 45 dan Choirul Hidayat, 28. Keduanya mengalami syok dan saat ini masih menjalani perawatan medis
(msd)
Lihat Juga :