Lawan saat Ditangkap, 2 DPO Begal Ditembak, 1 Tewas
Kamis, 07 April 2022 - 11:34 WIB
loading...
Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menembak dua DPO kasus begal dan jambret yakni Dirman dan Yogi. Foto SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menembak dua DPO kasus bega l dan jambret yakni Dirman dan Yogi. Satu pelaku, yakni Yogi meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang.
Dirman Hadi Kesuma (30), warga Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Karya Jaya, Kertapati Palembang dan Yogi (MD) warga Teguh Kandrak Karya Jaya, Palembang. Keduanya terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena berupaya kabur dan memberi perlawan saat dilakukan penangkapan dikediamannya masing-masing. Baca juga: 30 Adegan Rekonstruksi Ungkap Penyebab Tewasnya Karyawati di Cikarang
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo, didampingi Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, pelaku Yogi merupakan residivis dengan kasus serupa, serta memiliki enam laporan polisi.
"Saat diringkus, tersangka Yogi memberikan perlawanan kepada petugas dengan menggunakan senjata tajam, sehingga diberikan tegas dan terukur. Namun, karena saat dilarikan ke rumah sakit tersangka Yogi ini kehabisan banyak darah, hingga akhirnya meninggal dunia," ujar Anwar, Kamis (7/4/2022).
Dirman Hadi Kesuma (30), warga Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Karya Jaya, Kertapati Palembang dan Yogi (MD) warga Teguh Kandrak Karya Jaya, Palembang. Keduanya terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena berupaya kabur dan memberi perlawan saat dilakukan penangkapan dikediamannya masing-masing. Baca juga: 30 Adegan Rekonstruksi Ungkap Penyebab Tewasnya Karyawati di Cikarang
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo, didampingi Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, pelaku Yogi merupakan residivis dengan kasus serupa, serta memiliki enam laporan polisi.
"Saat diringkus, tersangka Yogi memberikan perlawanan kepada petugas dengan menggunakan senjata tajam, sehingga diberikan tegas dan terukur. Namun, karena saat dilarikan ke rumah sakit tersangka Yogi ini kehabisan banyak darah, hingga akhirnya meninggal dunia," ujar Anwar, Kamis (7/4/2022).
Lihat Juga :