Korban Virus Corona di AS, Rata-rata 2.000 Nyawa Melayang Sehari

Jum'at, 24 April 2020 - 17:30 WIB
loading...
Korban Virus Corona...
Di AS, rata-rata 2.000 nyawa melayang dalam sehari akibat virus Corona. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Kematian akibat virus Corona di Amerika Serikat (AS) mencapai 49 ribu pada hari Kamis waktu setempat. Menurut penghitungan Reuters, jumlah nyawa yang hilang akibat virus Corona pada bulan April naik rata-rata 2.000 per hari.

Pada tingkat itu, kematian di AS akan mencapai 50 ribu paling lambat hari Jumat waktu setempat. Sementara itu, jumlah kasus infeksi di AS mendekati angka 860 ribu dengan banyak negara bagian belum melaporkannya.

"Kasus infeksi di AS naik lebih dari 30.000 pada hari Rabu, kenaikan terbesar dalam lima hari tetapi sejalan dengan rata-rata 30.000 kasus baru per hari pada bulan April," seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/04/2020).

Di seluruh negeri, para pejabat negara itu mengatakan masih ada hambatan dalam kapasitas pengujian, kekurangan bahan seperti alat swabs yang digunakan untuk mengambil sampel dan tidak cukup pekerja untuk melacak infeksi.

Selain angka kematian yang mengejutkan, klaim pengangguran melonjak pada hari Kamis dan menegaskan kembali angka ekonomi yang suram akibat pandemi virus Corona.

Lebih dari 26,5 juta orang Amerika telah mencari tunjangan pengangguran selama lima minggu terakhir. Jumlah ini seolah mengkonfirmasi bahwa semua pekerjaan yang diperoleh selama ledakan kerja terpanjang dalam sejarah AS telah disapu virus Corona.

Sebuah survei Reuters/Ipsos pada bulan ini menunjukkan mayoritas bipartisan orang Amerika ingin terus berlindung di tempat untuk melindungi diri mereka dari virus Corona, meskipun berdampak pada ekonomi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Warga Kabupaten Bandung...
Warga Kabupaten Bandung Barat Positif Virus Hanta usai Digigit Tikus Ciwidey
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved