Hadapi Platfom Digital, Media Perlu Bangun Kemandirian
Rabu, 06 April 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Kehadiran platform digital global seperti Google , Facebook dan lain sebagainya merupakan teman sekaligus lawan atau friend sekaligus enenemy bagi masyarakat, utamanya mereka yang bergerak di media konvensional. Hal inilah yang menyulitkan dalam menghadapi kehadiran platfom digital," imbuhnya.
Menurut Agus, menghadapi platfom digital ini juga tidak gampang. Sebab, mereka adalah teman sekaligus musuh (frenemy). Publisher dengan mereka hubungannya bukan hanya kompetisi tapi juga coopertaion. Baca juga: Gandeng UMKM, Platform Digital Ini Permudah Akses Jual Beli Usaha Warungan
"Kita tidak bisa mengelak bahwa jurnalis selaku publisher banyakterbantu oleh platfrom-platform seperti google, facebook dan lainnya dalam memproduksi konten dan mendistribusikan. Jadi ini yang susah. Kalau mereka musuh seratus persen, itu mudah menghadapinya. Tetapi yang dilawan adalah musuh sekaligus teman. Ini sulit dihadapi," beber Agus.
Anggota BPIP Rikard Bagun yang hadir secara virtual, engapresiasi atas diterbitkannya buku Dialektika Digital ini. Menurut penilaian Rikard, penulis buku ini sangat dipengaruhi pemikiran Hegel."Jadi sampai pada suatu keinginan untuk berkolaborasi dan itulah sintesa. Bung Agus mengatakan perlu sintesa atau bahasa bisnisnya itu kolaborasi," kata Rikard.
Menurut Agus, menghadapi platfom digital ini juga tidak gampang. Sebab, mereka adalah teman sekaligus musuh (frenemy). Publisher dengan mereka hubungannya bukan hanya kompetisi tapi juga coopertaion. Baca juga: Gandeng UMKM, Platform Digital Ini Permudah Akses Jual Beli Usaha Warungan
"Kita tidak bisa mengelak bahwa jurnalis selaku publisher banyakterbantu oleh platfrom-platform seperti google, facebook dan lainnya dalam memproduksi konten dan mendistribusikan. Jadi ini yang susah. Kalau mereka musuh seratus persen, itu mudah menghadapinya. Tetapi yang dilawan adalah musuh sekaligus teman. Ini sulit dihadapi," beber Agus.
Anggota BPIP Rikard Bagun yang hadir secara virtual, engapresiasi atas diterbitkannya buku Dialektika Digital ini. Menurut penilaian Rikard, penulis buku ini sangat dipengaruhi pemikiran Hegel."Jadi sampai pada suatu keinginan untuk berkolaborasi dan itulah sintesa. Bung Agus mengatakan perlu sintesa atau bahasa bisnisnya itu kolaborasi," kata Rikard.
Lihat Juga :