Dua Kali Pecah Rekor MURI, Mantan Dansat 81 Gultor Kopassus Resmi Jabat Danrem 071 Banyumas
Minggu, 03 April 2022 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Kolonel Yudha sendiri diketahui merupakan lulusan Akmil 1997 yang merintis karirnya di Kopassus hingga akhirnya menjalani operasi militer di Aceh tahun 2002 dan 2004. Serta menjadi tim keamanan PBB di Lebanon 2004.
Selain itu, ia sempat melanjutkan pendidikan militernya di Seskoad pada 2011 dan Sesko TNI pada 2019. Sebelum akhirnya menjadi komandan kontingen pada kejuaraan terjun payung militer, The 38th Conseile International Du Sport Militaire (CISM). Kejuaraan yang digelar di Stadion Manahan, Solo ini diikuti 44 Negara dan Indonesia berhasil meraih 2 medali Emas dan 1 Perak perorangan. Baca: Sahur Hari Pertama Ramadhan, 2 Kelompok Pemuda di Situbondo Malah Tawuran.
Tak hanya karir, Pria kelahiran Surabaya 26 Juli 1976 itu menjadi koordinator saat pemecahan rekor MURI pengibaran bendera merah putih terbesar berukuran 33,5 X 22,5 meter di Batujajar, Bandung Barat pada 11 April 2015. Serta menjadi salah satu dari 14 peterjun yang mengibarkan bendera merah putih terbesar berukuran 9×6 meter pada 19 Maret 2019.
Sebelum menjabat sebagai Danrem 071/Wijayakusuma, Ayah dua anak ini sempat mengemban jabatan Dansat 81/Gultor Kopassus di tahun 2018, Asops Kasdam VI/Mulawarman tahun 2019, dan Wadan Rindam II/ Sriwijaya. Baca Juga: Ada Masalah Keluarga, Kepala Desa di Tuban Gunakan Narkoba.
Kini Yudah mendapatkan tanda kehormatan negara. Beberapa di antaranya Satyalancana Santi Dharma, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun.
Selain itu, ia sempat melanjutkan pendidikan militernya di Seskoad pada 2011 dan Sesko TNI pada 2019. Sebelum akhirnya menjadi komandan kontingen pada kejuaraan terjun payung militer, The 38th Conseile International Du Sport Militaire (CISM). Kejuaraan yang digelar di Stadion Manahan, Solo ini diikuti 44 Negara dan Indonesia berhasil meraih 2 medali Emas dan 1 Perak perorangan. Baca: Sahur Hari Pertama Ramadhan, 2 Kelompok Pemuda di Situbondo Malah Tawuran.
Tak hanya karir, Pria kelahiran Surabaya 26 Juli 1976 itu menjadi koordinator saat pemecahan rekor MURI pengibaran bendera merah putih terbesar berukuran 33,5 X 22,5 meter di Batujajar, Bandung Barat pada 11 April 2015. Serta menjadi salah satu dari 14 peterjun yang mengibarkan bendera merah putih terbesar berukuran 9×6 meter pada 19 Maret 2019.
Sebelum menjabat sebagai Danrem 071/Wijayakusuma, Ayah dua anak ini sempat mengemban jabatan Dansat 81/Gultor Kopassus di tahun 2018, Asops Kasdam VI/Mulawarman tahun 2019, dan Wadan Rindam II/ Sriwijaya. Baca Juga: Ada Masalah Keluarga, Kepala Desa di Tuban Gunakan Narkoba.
Kini Yudah mendapatkan tanda kehormatan negara. Beberapa di antaranya Satyalancana Santi Dharma, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun.
(nag)
Lihat Juga :