Titik Air Mata Khofifah Tertumpah saat Bertemu Putra Korban Serangan Brutal KKB
Minggu, 03 April 2022 - 01:07 WIB
loading...
A
A
A
Air mata Umi Hidayati pun menetes ketika menerima kunjungan dari Khofifah. Sambil memangku Vino, Ketua Umum PP Muslimat NU itu mendengarkan curahan hati Umi Hadayati. Sementara anak kedua almarhum, Vano, tampak menahan rasa sakit di kedua jari yang terkena sayatan pisau.
"Hari ini, kita berada di rumah duka untuk menyampaikan duka cita mendalam, serta mengirimkan doa atas gugurnya Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan istrinya, Sri Lestari Indah Putri. Semoga semua amal ibadahnya diterima Allah, khilafnya diampuni Allah dan dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah," ungkap Khofifah.
Kedua korban ditemukan meninggal dunia pada 31 Maret 2022 di Kios Sembako milik Sertu Eka Andrianto Hasugian di Kampung Elelim, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua. Sertu Eka Andrianto Hasugian yang bertugas sebagai Babinsa Pos Ramil Elelim, mengalami luka tembak di bagian bawah ketiak kanan tembus di perut bagian kiri.
Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Birahi Lihat Lubang di Celana, Sultan Purwakarta dengan Buas Setubuhi Gadis SMP
Sementara istri Sertu Eka Andrianto Hasugian, Sri Lestari Indah Putri mengalami luka sabetan parang di bagian punggung (leher belakang). Hingga saat ini, motif pembunuhan sadis tersebut masih didalami.
Khofifah menjelaskan, almarhum melaksanakan tugas selama delapan tahun di Papua. Gugurnya patriot bangsa ini, diharapkan Khofifah dijadikan momen untuk saling memupuk solidaritas sebagai sesama warga bangsa, menguatkan persatuan, kesatuan dan persaudaraan. "Bangsa ini membutuhkan dedikasi, loyalitas, pengorbanan dari kita semua untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.
"Hari ini, kita berada di rumah duka untuk menyampaikan duka cita mendalam, serta mengirimkan doa atas gugurnya Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan istrinya, Sri Lestari Indah Putri. Semoga semua amal ibadahnya diterima Allah, khilafnya diampuni Allah dan dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah," ungkap Khofifah.
Kedua korban ditemukan meninggal dunia pada 31 Maret 2022 di Kios Sembako milik Sertu Eka Andrianto Hasugian di Kampung Elelim, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua. Sertu Eka Andrianto Hasugian yang bertugas sebagai Babinsa Pos Ramil Elelim, mengalami luka tembak di bagian bawah ketiak kanan tembus di perut bagian kiri.
Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Birahi Lihat Lubang di Celana, Sultan Purwakarta dengan Buas Setubuhi Gadis SMP
Sementara istri Sertu Eka Andrianto Hasugian, Sri Lestari Indah Putri mengalami luka sabetan parang di bagian punggung (leher belakang). Hingga saat ini, motif pembunuhan sadis tersebut masih didalami.
Khofifah menjelaskan, almarhum melaksanakan tugas selama delapan tahun di Papua. Gugurnya patriot bangsa ini, diharapkan Khofifah dijadikan momen untuk saling memupuk solidaritas sebagai sesama warga bangsa, menguatkan persatuan, kesatuan dan persaudaraan. "Bangsa ini membutuhkan dedikasi, loyalitas, pengorbanan dari kita semua untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.
Lihat Juga :