Mentan Galakkan Gerakan Tanam Kedelai dan Jagung di Bone
Jum'at, 01 April 2022 - 21:42 WIB
loading...
Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo menggalakkan gerakan tanam tanam kedelai dan jagung di Desa Timusu, Kecamatan Ulaweng., Kabupaten Bone, Jumat (1/4/2022). Foto/SINDOnews/Justang Muhammad
A
A
A
BONE - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo , melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bone , Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (1/4/2022).
Dalam kunjungannya, Menteri Syahrul menggalakkan gerakan tanam tanam kedelai dan jagung di Desa Timusu, Kecamatan Ulaweng.
Baca Juga: Bupati Bone Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Potensi Teluk Bone
Turut hadir yakni Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, Sekkab Bone A Islamuddin, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Bone, A Asman Sulaiman, dan Forkopimda Bone.
Menteri Syahrul pada kesempatan itu mengajak semua elemen masyarakat di Bone untuk lebih giat dan rajin memaksimalkan potensi pertanian. Apalagi Bone dikenal sebagai penghasil padi dan jagung, bahkan salah satu terbesar di Indonesia.
"Bone ini memiliki potensi pertanian yang sangat sempurna. Ya, sangat lengkap, tanah subur, matahari bagus, angin bagus, dan air juga sangat menunjang. Oleh karena itu, optimalisasi pertanian harus bisa didorong lebih maksimal karena pertanian itu langsung memberi energi dan kekuatan ekonomi bagi rakyat Bone," jelas dia.
Menteri Syahrul menjelaskan, selain padi dan jagung, salah satu hal yang patut coba digalakkan di Bone yakni kedelai. Kata dia, hampir setiap tahun Indonesia melakukan impor kedelai dan saat ini harga kedelai sedang bagus-bagusnya.
Dalam kunjungannya, Menteri Syahrul menggalakkan gerakan tanam tanam kedelai dan jagung di Desa Timusu, Kecamatan Ulaweng.
Baca Juga: Bupati Bone Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Potensi Teluk Bone
Turut hadir yakni Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, Sekkab Bone A Islamuddin, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Bone, A Asman Sulaiman, dan Forkopimda Bone.
Menteri Syahrul pada kesempatan itu mengajak semua elemen masyarakat di Bone untuk lebih giat dan rajin memaksimalkan potensi pertanian. Apalagi Bone dikenal sebagai penghasil padi dan jagung, bahkan salah satu terbesar di Indonesia.
"Bone ini memiliki potensi pertanian yang sangat sempurna. Ya, sangat lengkap, tanah subur, matahari bagus, angin bagus, dan air juga sangat menunjang. Oleh karena itu, optimalisasi pertanian harus bisa didorong lebih maksimal karena pertanian itu langsung memberi energi dan kekuatan ekonomi bagi rakyat Bone," jelas dia.
Menteri Syahrul menjelaskan, selain padi dan jagung, salah satu hal yang patut coba digalakkan di Bone yakni kedelai. Kata dia, hampir setiap tahun Indonesia melakukan impor kedelai dan saat ini harga kedelai sedang bagus-bagusnya.
Lihat Juga :