Wanti Septian Terpilih Sebagai Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Kobar
Jum'at, 01 April 2022 - 08:37 WIB
loading...
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng Wanti Septia Utami menjabat sebagai ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Kobar setelah dikukuhkan. iNews TV/Sigit
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) KaltengWanti Septia Utami menjabat sebagai ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Kobarsetelah dikukuhkan.
Bersama dengan pengurus KPP lainnya, sepertiMina Irawati dan Siti Mukaromah dari Fraksi PDIP, Sri Lestari dan Hatnati dari fraksi Gerindra. Pihaknya siap untuk memperjuangkan hak perempuan dan anak.
"Kami para perempuan parlemen yang ada di Kobar ini, bisa mengawal isu yang terjadi dan memperjuangkan hak masalah perempuan, perlindungan anak dan masalah lainya," ujarnya.
Menurut Wanti, bahwa perempuan parlemen di Indonesia terus meningkat. Begitu juga di Kabupaten Kotawaringin Barat juga mengalami peningkatan dari pemikihan anggota DPRD Kobar tahun 2014-2019 hanya 12 persen kemudian meningkat di tahun 2019-2024 menjadi 16 persen.
Meskipun tidak meningkat secara signifikan, namun peran perempuan mendapat tempat di hati masyarakat dan di parlemen. Sehingga keterwakilan perempuan di parlemen nantinya juga bisa meningkatkan pembangunan dan terus mengawal isu yang berkaitan soal kasus perempuan, perlindungan anak dan kasus kekinian.
Bersama dengan pengurus KPP lainnya, sepertiMina Irawati dan Siti Mukaromah dari Fraksi PDIP, Sri Lestari dan Hatnati dari fraksi Gerindra. Pihaknya siap untuk memperjuangkan hak perempuan dan anak.
"Kami para perempuan parlemen yang ada di Kobar ini, bisa mengawal isu yang terjadi dan memperjuangkan hak masalah perempuan, perlindungan anak dan masalah lainya," ujarnya.
Menurut Wanti, bahwa perempuan parlemen di Indonesia terus meningkat. Begitu juga di Kabupaten Kotawaringin Barat juga mengalami peningkatan dari pemikihan anggota DPRD Kobar tahun 2014-2019 hanya 12 persen kemudian meningkat di tahun 2019-2024 menjadi 16 persen.
Meskipun tidak meningkat secara signifikan, namun peran perempuan mendapat tempat di hati masyarakat dan di parlemen. Sehingga keterwakilan perempuan di parlemen nantinya juga bisa meningkatkan pembangunan dan terus mengawal isu yang berkaitan soal kasus perempuan, perlindungan anak dan kasus kekinian.
Lihat Juga :