Sadar Lahan yang Ditempati Milik Negara, Warga Ini Memilih Pergi dari Pancoran Buntu
Jum'at, 01 April 2022 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Didik mengaku telah mendapatkan uang tali kasih dari Pertamina. Uang tali kasih itu terbagi menjadi tiga klaster sesuai besaran lapak bangunan.
"Terus terang, saya tidak menutup-nutupi. Jadi dari 1-100 meter sekitar Rp17 juta. Selanjutnya, 100-300 meter sekitar Rp38 juta, dan 300 meter sekian itu Rp60,5 juta," ungkap Didik. Didik mengaku pertama kali menginjakkan kaki di Pancoran Buntu 2 antara tahun 1988 hingga 1989.
Ketika itu plang PT Pertamina sudah terpasang di lahan Pancoran Buntu 2, lahan Pancoran Buntu 2 mulai ramai diduduki warga pada tahun 2008 hingga 2009, mayoritas dijadikan sebagai lapak-lapak pemulung.
"Terus terang, saya tidak menutup-nutupi. Jadi dari 1-100 meter sekitar Rp17 juta. Selanjutnya, 100-300 meter sekitar Rp38 juta, dan 300 meter sekian itu Rp60,5 juta," ungkap Didik. Didik mengaku pertama kali menginjakkan kaki di Pancoran Buntu 2 antara tahun 1988 hingga 1989.
Ketika itu plang PT Pertamina sudah terpasang di lahan Pancoran Buntu 2, lahan Pancoran Buntu 2 mulai ramai diduduki warga pada tahun 2008 hingga 2009, mayoritas dijadikan sebagai lapak-lapak pemulung.
(hab)
Lihat Juga :