65 Persen Warga Buta Huruf Al-Quran, Ini Harapan Komunitas kepada Ridwan Kamil
Selasa, 29 Maret 2022 - 04:34 WIB
loading...
Komunitas Peduli Buta Huruf Al-Quran mendorong Ridwan Kamil maju Pilpres 2024. Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Sekitar 65 persen penduduk Indonesia buta huruf Al-Quran. Dibutuhkan sosok pemimpin nasional yang peduli untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Harapan tersebut disampaikan para ulama, guru ngaji, tokoh masyarakat, dan relawan yang tergabung dalam Komunitas Peduli Buta Huruf Al-Quran yang sementara ini berpusat di Jabar.
Secara khusus, komunitas yang diinisiasi sejak 2020 ini telah melaksanakan sensus terbatas di salah satu wilayah di Kabupaten Sumedang dengan melakukan tes langsung kemampuan mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Quran di lingkungan keluarga. Baca juga: Rapimnas BKPRMI 2022, Syafruddin: Kita Targetkan 5 Tahun Bisa Zero Buta Aksara Alquran
"Secara nasional, data yang kami miliki ada 65 persen penduduk Indonesia buta huruf Al-Quran," ungkap perwakilan Komunitas Peduli Buta Huruf Al-Quran, Muhammad Hidayat di Bandung, Senin (28/3/2022).
Dengan kondisi tersebut, lanjut Hidayat, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki perhatian terhadap pengentasan ketidakmampuan individu muslim dalam membaca Al-Quran. "Tentu saja, dalam berjuang mengentaskan buta huruf Al-Quran, kami perlu sinergi bersama pemerintah," katanya.
Secara khusus, komunitas yang diinisiasi sejak 2020 ini telah melaksanakan sensus terbatas di salah satu wilayah di Kabupaten Sumedang dengan melakukan tes langsung kemampuan mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Quran di lingkungan keluarga. Baca juga: Rapimnas BKPRMI 2022, Syafruddin: Kita Targetkan 5 Tahun Bisa Zero Buta Aksara Alquran
"Secara nasional, data yang kami miliki ada 65 persen penduduk Indonesia buta huruf Al-Quran," ungkap perwakilan Komunitas Peduli Buta Huruf Al-Quran, Muhammad Hidayat di Bandung, Senin (28/3/2022).
Dengan kondisi tersebut, lanjut Hidayat, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki perhatian terhadap pengentasan ketidakmampuan individu muslim dalam membaca Al-Quran. "Tentu saja, dalam berjuang mengentaskan buta huruf Al-Quran, kami perlu sinergi bersama pemerintah," katanya.
Lihat Juga :