Remaja di Kota Makassar Tewas Dikeroyok Sejumlah Orang
Senin, 28 Maret 2022 - 15:56 WIB
loading...
Tangkapan layar dari rekaman CCTV yang menunjukkan Alfarabi menabrak pohon usai dipukul beberapa orang di Jalan Rappocini, Sabtu 26 Maret 2022. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Seorang remaja di Kota Makassar bernama Alfarabi, 16 tahun, tewas usai dikeroyok sejumlah orang di Jalan Rappocini Raya, Sabtu 26 Maret 2022. Korban diketahui masih berstatus pelajar SMA.
Terduga pelaku pengeroyokan adalah FE (17), Muhammad Awal (18), Muhammad Farhan (19), RS (17) dan Saldi (21). Kelimanya saat ini sudah ditahan aparat kepolisian. Terduga pelaku lain, Yasin, saat ini masih buron.
Baca juga:Sadis, 4 Pria Mabuk di Bandung Keroyok dan Lindas Warga dengan Motor
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara saat dikonfirmasi SINDOnews, Senin (28/3/2022), menjelaskan, korban dikeroyok usai mengisi bahan bakar di SPBU Rappicini.
Saat keluar dari SPBU, korban yang berboncengan dengan dua temannya dibuntuti terduga pelaku. Tidak berselang lama, salah satu pelaku memukul korban dengan helm di bagian kepala.
Baca juga: Sadis! Seorang Pemuda di Bandung Dianiaya dan Dilindas Motor hingga Luka Parah
"Korban yang pada waktu itu membawa motor sudah tidak konsentrasi sehingga menabrak pohon di pinggir jalan," ujarnya.
Aksi para pelaku tak berhenti saat korban terjatuh. Oleh pelaku, korban dipukuli menggunakan helm dan tangan hingga tak sadarkan diri. Setelah mengeroyok korban, para pelaku kabur.
"Pelaku tetap memukul korban dengan menggunakan helm sehingga korban meninggal," ungkap Kompol Dharma.
Baca juga:Polisi Dalami Laporan Penganiayaan Sopir Mobil oleh Rombongan Motor di JLNT Casablanca
Korban sempat dilarikan ke RS Islam Faisal untuk mendapatkan perawatan. Namun, naas nyawa pelajar SMA itu tidak tertolong lagi atau dinyatakan meninggal dunia.
"Dari hasil interogasi awal, menurut terduga pelaku melakukan penganiayaan tersebut dipicu karena korban (Alfaradi) dan temannya sedang doubel-doubel gas sehingga terduga pelaku dan rekannya merasa tersinggung dan melakukan pengejaran," tutur Kompol Dharma.
Terduga pelaku pengeroyokan adalah FE (17), Muhammad Awal (18), Muhammad Farhan (19), RS (17) dan Saldi (21). Kelimanya saat ini sudah ditahan aparat kepolisian. Terduga pelaku lain, Yasin, saat ini masih buron.
Baca juga:Sadis, 4 Pria Mabuk di Bandung Keroyok dan Lindas Warga dengan Motor
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara saat dikonfirmasi SINDOnews, Senin (28/3/2022), menjelaskan, korban dikeroyok usai mengisi bahan bakar di SPBU Rappicini.
Saat keluar dari SPBU, korban yang berboncengan dengan dua temannya dibuntuti terduga pelaku. Tidak berselang lama, salah satu pelaku memukul korban dengan helm di bagian kepala.
Baca juga: Sadis! Seorang Pemuda di Bandung Dianiaya dan Dilindas Motor hingga Luka Parah
"Korban yang pada waktu itu membawa motor sudah tidak konsentrasi sehingga menabrak pohon di pinggir jalan," ujarnya.
Aksi para pelaku tak berhenti saat korban terjatuh. Oleh pelaku, korban dipukuli menggunakan helm dan tangan hingga tak sadarkan diri. Setelah mengeroyok korban, para pelaku kabur.
"Pelaku tetap memukul korban dengan menggunakan helm sehingga korban meninggal," ungkap Kompol Dharma.
Baca juga:Polisi Dalami Laporan Penganiayaan Sopir Mobil oleh Rombongan Motor di JLNT Casablanca
Korban sempat dilarikan ke RS Islam Faisal untuk mendapatkan perawatan. Namun, naas nyawa pelajar SMA itu tidak tertolong lagi atau dinyatakan meninggal dunia.
"Dari hasil interogasi awal, menurut terduga pelaku melakukan penganiayaan tersebut dipicu karena korban (Alfaradi) dan temannya sedang doubel-doubel gas sehingga terduga pelaku dan rekannya merasa tersinggung dan melakukan pengejaran," tutur Kompol Dharma.
(luq)
Lihat Juga :