BIN Rapid Test di Pasar Cibinong, Empat Orang Reaktif

Rabu, 17 Juni 2020 - 15:17 WIB
loading...
BIN Rapid Test di Pasar...
Para pedagang Pasar Cibinong antre rapid test yang digelar BIN, Rabu (17/6/2020). Dari hasil rapid test didapati 4 orang reaktif Covid-19. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Pasar masih menjadi titik rawan penyebaran Covid-19 . Rapid test Badan Intelijen Negara (BIN) di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor menemukan 4 orang reaktif Covid-19.

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid test dan menerjunkan dua unit mobil laboratorium PCR test untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu 5 jam. Dari data informasi pada pukul 10.30 WIB, rapid test massal ini sudah diikuti 175 peserta. Sebanyak 4 orang dinyatakan reaktif terhadap Covid-19 dan akan dilanjutkan dengan swab test. (Baca juga:Pasar Jadi Kluster Baru Covid-19, DKI Tutup Belasan Pasar Tradisional)

“Kegiatan ini merupakan salah satu sumbangsih nyata BIN bekerja sama dengan pemerintah kota dan kabupaten di wilayah Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan upaya ini dapat membuahkan hasil,” kata Staf Khusus KaBIN Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono di Pasar Cibinong, Rabu (17/6/2020).

Neno mengatakan rapid test ini merupakan instruksi dari Kepala BIN, Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan sebagai deteksi awal penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Bogor. Rapid test ini merupakan kerja sama BIN, Pemerintah Kabupaten Bogor, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, unsur TNI dan Polri yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Ia menegaskan BIN akan terus mencari titik-titik episentrum di wilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah, salah satunya pasar. Dengan adanya rapid test massal ini, lanjutnya, BIN dan Pemkab Bogor dapat mengetahui kluster-kluster baru penyebaran wabah Covid-19. (Baca juga: Cluster Covid-19 Tumbuh di Beijing, China Aktifkan Mode Darurat Perang)

“Antusiasme masyarakat Cibinong cukup tinggi dan rapid test ini dilakukan memang di tempat-tempat konsentrasi masyarakat, salah satunya pasar,” ujarnya. (Lihat grafis: Siswa Sekolah di 429 Daerah Wajib Belajar dari Rumah)

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengapresiasi rapid test massal yang dilakukan BIN di wilayahnya. Ia menegaskan rapid test massal yang digelar BIN ini membantu Pemkab Bogor dalam mengidentifikasi penyebaran awal Covid-19 di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved