Bawa Rombongan BUMDes, Wakil Bupati Raja Ampat Studi Banding ke Banjarnegara
Jum'at, 25 Maret 2022 - 08:31 WIB
loading...
Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam beserta rombongan tujuh perwakilan pengurus BUMDes studi banding ke Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis 24 Maret 2022. Foto Ist
A
A
A
BANJARNEGARA - Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam melakukan studi banding ke Kabupaten Banjarnegara , Jawa Tengah, Kamis 24 Maret 2022. Dalam kunjungannya Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam bersama Asisten Tata Pemerintahan Mansyur Syahdan membawa rombongan tujuh perwakilan pengurus BUMDes.
Baca :Bupati Raja Ampat Bela Puluhan Honorer yang Dipecat
Di Kabupaten Banjarnegara rombongan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengunjungi Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu. Rombongan diterima langsung Slamet Raharjo Kepala Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengatakan studi banding ini sangat penting untuk menghidupkan perekonomian kampung yang ada di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
“Kampung-kampung di Raja Ampat punya kekayaan alam yang melimpah, oleh sebab itu potensi ini harus dikelola secara profesional dan diberdayakan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menghidupkan perekonomian kampung,” kata Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis 24 Maret 2022.
Wakil Bupati menjelaskan, bahwa kampung-kampung yang ada di Raja Ampat sangat kaya akan sumber daya alam. Tapi hal ini berbanding terbalik dengan kondisi perekonomian masyarakat dimana jumlah anak-anak yang melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah sangat tinggi namun tidak didukung oleh kemampuan finasial yang memadai karenanya masyarakat hanya berharap dari dana desa dan bantuan pemerintah.
"Kondisi keterpurukan ekonomi masyarakat kampung inilah yang membuat saya sangat prihatin dan berpikir bagaimana caranya agar dapat membawa masyarakat kampung ke luar dari situasi ini, nah BUMDes merupakan salah satu jalan keluarnya," timpal dia.
Kampung-kampung di Raja Ampat, kata dia, punya kekayaan alam melimpah, namun potensi ekonomi ini belum dikelola secara profesional untuk mendatangkan keuntungan ekonomi guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Karena itu perlu dibangun BUMDes agar dapat mengelola sumber daya alam untuk menghidupkan perekonomian kampung,“ ungkap Orideko.
Untuk keperluan tersebut, Orideko mengaku sudah merintis berdirinya BUMDes di Kalyam, Kalwal, Weibon, Wailebet, Waiman, Jenanas dan Kapatlap.
Orideko menambahkan, jika BUMDes dapat mengelola sumber daya alam dengan baik, pendapatan masyarakat kampung akan meningkat, dan mereka tidak perlu meminta bantuan pemerintah tetapi mereka mampu untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
"Untuk itu tujuan rombongan berkunjung untuk studi banding, agar bisa melihat dan mempelajari secara langsung cara mengelola BUMDes, setelah itu, mereka akan bertatap muka dengan Pemkab Banjarnegara untuk memperoleh informasi tentang kebijakan pemerintah daerah mengelola BUMDes," pungkasnya.
Sementara Slamet Raharjo, Kepala Desa Kalilunjar menyambut baik studi banding yang dilakukan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam beserta rombongan.
Baca juga : Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 2 Orang Terluka
"Sebuah penghargaan dan pertemuan yang sangat tak ternilai harganya. Yang mana sekelas Wakil Bupati yang notabenenya daerah kaya dan surganya Indonesia berkunjung ke Desa Kalilunjar secara langsung. Dan sharing bareng tentang bagaimana cara memajukan desa,” kata Slamet Raharjo.
Menurut dia, dengan mengangkat tema Sustainable Tourism Development artinya memanfaatkan sumber daya alam yang ada dengan memastikan tempat tersebut bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. "Inilah adalah jawaban dari sebuah keikhlasan, yang mana Kalilunjar Desa yang tertinggal tapi sekarang sudah memancing rombongan dari Raja Ampat untuk belajar bareng,” ungkap Slamet Raharjo.
Baca :Bupati Raja Ampat Bela Puluhan Honorer yang Dipecat
Di Kabupaten Banjarnegara rombongan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengunjungi Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu. Rombongan diterima langsung Slamet Raharjo Kepala Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengatakan studi banding ini sangat penting untuk menghidupkan perekonomian kampung yang ada di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
“Kampung-kampung di Raja Ampat punya kekayaan alam yang melimpah, oleh sebab itu potensi ini harus dikelola secara profesional dan diberdayakan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menghidupkan perekonomian kampung,” kata Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis 24 Maret 2022.
Wakil Bupati menjelaskan, bahwa kampung-kampung yang ada di Raja Ampat sangat kaya akan sumber daya alam. Tapi hal ini berbanding terbalik dengan kondisi perekonomian masyarakat dimana jumlah anak-anak yang melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah sangat tinggi namun tidak didukung oleh kemampuan finasial yang memadai karenanya masyarakat hanya berharap dari dana desa dan bantuan pemerintah.
"Kondisi keterpurukan ekonomi masyarakat kampung inilah yang membuat saya sangat prihatin dan berpikir bagaimana caranya agar dapat membawa masyarakat kampung ke luar dari situasi ini, nah BUMDes merupakan salah satu jalan keluarnya," timpal dia.
Kampung-kampung di Raja Ampat, kata dia, punya kekayaan alam melimpah, namun potensi ekonomi ini belum dikelola secara profesional untuk mendatangkan keuntungan ekonomi guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Karena itu perlu dibangun BUMDes agar dapat mengelola sumber daya alam untuk menghidupkan perekonomian kampung,“ ungkap Orideko.
Untuk keperluan tersebut, Orideko mengaku sudah merintis berdirinya BUMDes di Kalyam, Kalwal, Weibon, Wailebet, Waiman, Jenanas dan Kapatlap.
Orideko menambahkan, jika BUMDes dapat mengelola sumber daya alam dengan baik, pendapatan masyarakat kampung akan meningkat, dan mereka tidak perlu meminta bantuan pemerintah tetapi mereka mampu untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
"Untuk itu tujuan rombongan berkunjung untuk studi banding, agar bisa melihat dan mempelajari secara langsung cara mengelola BUMDes, setelah itu, mereka akan bertatap muka dengan Pemkab Banjarnegara untuk memperoleh informasi tentang kebijakan pemerintah daerah mengelola BUMDes," pungkasnya.
Sementara Slamet Raharjo, Kepala Desa Kalilunjar menyambut baik studi banding yang dilakukan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam beserta rombongan.
Baca juga : Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 2 Orang Terluka
"Sebuah penghargaan dan pertemuan yang sangat tak ternilai harganya. Yang mana sekelas Wakil Bupati yang notabenenya daerah kaya dan surganya Indonesia berkunjung ke Desa Kalilunjar secara langsung. Dan sharing bareng tentang bagaimana cara memajukan desa,” kata Slamet Raharjo.
Menurut dia, dengan mengangkat tema Sustainable Tourism Development artinya memanfaatkan sumber daya alam yang ada dengan memastikan tempat tersebut bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. "Inilah adalah jawaban dari sebuah keikhlasan, yang mana Kalilunjar Desa yang tertinggal tapi sekarang sudah memancing rombongan dari Raja Ampat untuk belajar bareng,” ungkap Slamet Raharjo.
(sms)
Lihat Juga :