Laskar Ganjar Puan Tebar Ratusan Paket Sembako untuk Ojol dan Yatim di Bekasi
Kamis, 24 Maret 2022 - 16:17 WIB
loading...
Laskar Ganjar Puan (LGP) membagikan ratusan paket sembako untuk driver ojek online (ojol) dan yatim piatu di Kota Bekasi.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Laskar Ganjar Puan (LGP) membagikan ratusan paket sembako untuk driver ojek online (ojol) dan yatim piatu di Kota Bekasi. Pembagian paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian LGP kepada masyarakat dan juga dalam rangka menyosialisasikan pasangan Ganjar Pranowo-Puan Maharani .
Pembagian paket sembako untuk driver ojol ini dilakukan di Kantor DPP LGP disaksikan oleh Ketum DPP LGP Nawang Andi Kusuma. Sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada para driver ojek online.
Selanjutnya DPP LGP juga membagikan 250 paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula di ranting Kota Baru Bekasi Barat dengan sasaran anak yatim piatu serta lansia.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina LGP, Mochtar Mohamad memprediksi pada Pilpres 14 Februari 2024 mendatang akan terjadi satu putaran. Hal ini dikarenakan hingga kini belum terlihat ada koalisi calon presiden yang terbentuk.
"Indikator ini mengarah ke mayoritas tunggal. Sehingga orang lebih nyaman pada posisinya saat ini. Misalnya jadi menteri, daripada nyapres akan kalah," ujar M2, sapaan akrabnya melalui keterangan tertulis, Kamis (24/3/22).
Pembagian paket sembako untuk driver ojol ini dilakukan di Kantor DPP LGP disaksikan oleh Ketum DPP LGP Nawang Andi Kusuma. Sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada para driver ojek online.
Selanjutnya DPP LGP juga membagikan 250 paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula di ranting Kota Baru Bekasi Barat dengan sasaran anak yatim piatu serta lansia.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina LGP, Mochtar Mohamad memprediksi pada Pilpres 14 Februari 2024 mendatang akan terjadi satu putaran. Hal ini dikarenakan hingga kini belum terlihat ada koalisi calon presiden yang terbentuk.
"Indikator ini mengarah ke mayoritas tunggal. Sehingga orang lebih nyaman pada posisinya saat ini. Misalnya jadi menteri, daripada nyapres akan kalah," ujar M2, sapaan akrabnya melalui keterangan tertulis, Kamis (24/3/22).
Lihat Juga :