Perkelahian Kelompok Pemuda Terjadi Jelang Pilkades Serentak Luwu
Kamis, 24 Maret 2022 - 13:43 WIB
loading...
Pengawalan ketat aparat TNI dan Polri serta jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, di TPS Desa Pemmesakkang, Kamis (24/3/2022). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Perkelahian antar kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Rabu (23/3/2022) malam. Keributan ini terjadi jelang Pilkades serentak di Kabupaten Luwu, yang dilaksanakan hari ini.
Perkelahian terjadi sekitar pukul 22.30 malam. Kelompok pemuda dari Desa Raja saling lempar batu dengan kelompok pemuda Desa Pammesakkang yang menggelar Pilkades .
Baca juga:265 Cakades dari 91 Desa di Luwu Bersaing pada Pilkades Serentak
Informasi yang dihimpun SINDOnews, pemuda yang terlibat dalam keributan ini ada yang membawa senjata tajam. Menurut keterangan warga yang enggan ditulis namanya, bentrok dipicu persoalan lama.
"Saya dengar masih persoalan lama," ujar warga inisial L ini.
Atas kejadian ini, satu warga Desa Raja, mengalami luka akibat pemukulan.
Kapolsek Bua, Iptu Syarief, kepada SINDOnews menegaskan bahwa kejadian ini tidak terkait pelaksanaan Pilkades yang sementara berlangsung di Desa Pammesakkang.
"Tidak ada hubungannya dengan Pilkades di Bua. Pascakejadian pengamanan kami perketat di Bua, aparat akan menindak tegas pelaku kerusuhan," ujarnya.
Baca juga:Bupati Luwu Terima Tim Verifikasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik
Hingga siang ini, aparat keamanan belum mengamankan satupun pelaku yang terlibat perkelahian tersebut. "Korbannya kabur, jadi kami masih melakukan penyelidikan, pihak-pihak yang terlibat," ungkap.
Camat Bua, Satti Latief, mengimbau seluruh warga agar ikut terlibat menjaga kondisi keamanan dan ketertiban (kamtibmas).
"Saya mohon seluruh warga merasa bertanggung jawab melihat kamtibmas di wilayah masing-masing. Ini bukan hanya tugas aparat keamanan, namun keamanan kampung kita menjadi kewajiban kita bersama untuk dijaga," imbaunya.
Untuk diketahui, perkelahian kelompok pemuda Desa Raja dan Desa Pammesakkang bukan kali ini saja terjadi. Kejadian ini merupakan yang kesekian kalinya.
Warga berharap, pemerintah Desa Raja dan Desa Pammesakkang, memikirkan hal ini agar tidak terus terulang.
"Kami sangat mengapresiasi tugas tugas aparat Polsek Bua, aparat pemerintah, baik kecamatan maupun pemerintah desa. Kami pula berharap, apa yang sudah dilakukan agar lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terus berulang," ujar salah seorang warga.
Baca juga:Rapat PKPD Penataan Ruang, Pemda Diminta Siapkan Insentif Warga
Sebagai informasi, terdapat 91 desa di Kabupaten Luwu yang melaksanakan Pilkades secara serentak hari ini.
Ratusan aparat keamanan terdiri dari TNI, Polri bahkan 90 personel satuan Brimob diturunkan mengamankan jalannya Pilkades .
Perkelahian terjadi sekitar pukul 22.30 malam. Kelompok pemuda dari Desa Raja saling lempar batu dengan kelompok pemuda Desa Pammesakkang yang menggelar Pilkades .
Baca juga:265 Cakades dari 91 Desa di Luwu Bersaing pada Pilkades Serentak
Informasi yang dihimpun SINDOnews, pemuda yang terlibat dalam keributan ini ada yang membawa senjata tajam. Menurut keterangan warga yang enggan ditulis namanya, bentrok dipicu persoalan lama.
"Saya dengar masih persoalan lama," ujar warga inisial L ini.
Atas kejadian ini, satu warga Desa Raja, mengalami luka akibat pemukulan.
Kapolsek Bua, Iptu Syarief, kepada SINDOnews menegaskan bahwa kejadian ini tidak terkait pelaksanaan Pilkades yang sementara berlangsung di Desa Pammesakkang.
"Tidak ada hubungannya dengan Pilkades di Bua. Pascakejadian pengamanan kami perketat di Bua, aparat akan menindak tegas pelaku kerusuhan," ujarnya.
Baca juga:Bupati Luwu Terima Tim Verifikasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik
Hingga siang ini, aparat keamanan belum mengamankan satupun pelaku yang terlibat perkelahian tersebut. "Korbannya kabur, jadi kami masih melakukan penyelidikan, pihak-pihak yang terlibat," ungkap.
Camat Bua, Satti Latief, mengimbau seluruh warga agar ikut terlibat menjaga kondisi keamanan dan ketertiban (kamtibmas).
"Saya mohon seluruh warga merasa bertanggung jawab melihat kamtibmas di wilayah masing-masing. Ini bukan hanya tugas aparat keamanan, namun keamanan kampung kita menjadi kewajiban kita bersama untuk dijaga," imbaunya.
Untuk diketahui, perkelahian kelompok pemuda Desa Raja dan Desa Pammesakkang bukan kali ini saja terjadi. Kejadian ini merupakan yang kesekian kalinya.
Warga berharap, pemerintah Desa Raja dan Desa Pammesakkang, memikirkan hal ini agar tidak terus terulang.
"Kami sangat mengapresiasi tugas tugas aparat Polsek Bua, aparat pemerintah, baik kecamatan maupun pemerintah desa. Kami pula berharap, apa yang sudah dilakukan agar lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terus berulang," ujar salah seorang warga.
Baca juga:Rapat PKPD Penataan Ruang, Pemda Diminta Siapkan Insentif Warga
Sebagai informasi, terdapat 91 desa di Kabupaten Luwu yang melaksanakan Pilkades secara serentak hari ini.
Ratusan aparat keamanan terdiri dari TNI, Polri bahkan 90 personel satuan Brimob diturunkan mengamankan jalannya Pilkades .
(luq)
Lihat Juga :