Minyak Goreng Langka, Ganjar ke Kemendag: Seperti Tikus Mati di Lumbung Padi
Kamis, 24 Maret 2022 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terlanjur Nafsu di Siang Bolong, Pasangan Mesum Tak Berbaju Ini Panik Digerebek Satpol PP di Warung
Selain itu, Ganjar mengatakan, penanganan harga minyak goreng yang fluktuatif tidak bisa terus melihat dari sisi hilir. Justru penanganan dari sisi hulu adalah poin paling penting.
"Maka saya minta teman-teman dari Perhutani untuk menyiapkan lahan bekerjasama dengan distan kita, agar kita bisa tanam. Ini mestinya kita mengambil tindakan, aturan yang bisa menguntungkan petani dan sinergi dengan mereka," katanya.
Fluktuasi harga minyak goreng ini, dinilainya mulai mempengaruhi komoditas lain. Untuk itu, lanjut Ganjar, pemerintah juga mesti menyiapkan alternatif dan mengedukasi masyarakat.
"Termasuk daging kerbau yang ada 70 ton di Jawa Tengah punya bulog, itu kita siapkan. Kalau daging sapinya tinggi ya kita edukasi. Ini ada daging kerbau beku nih, segera beli. Cuma Rp70ribu per kg harganya, lebih murah. Jadi artinya dari sisi persediaan aman, tapi harga yang masih fluktuatif, nah ini yang coba kita kendalikan dengan rapat tadi," ujarnya.
Selain itu, Ganjar mengatakan, penanganan harga minyak goreng yang fluktuatif tidak bisa terus melihat dari sisi hilir. Justru penanganan dari sisi hulu adalah poin paling penting.
"Maka saya minta teman-teman dari Perhutani untuk menyiapkan lahan bekerjasama dengan distan kita, agar kita bisa tanam. Ini mestinya kita mengambil tindakan, aturan yang bisa menguntungkan petani dan sinergi dengan mereka," katanya.
Fluktuasi harga minyak goreng ini, dinilainya mulai mempengaruhi komoditas lain. Untuk itu, lanjut Ganjar, pemerintah juga mesti menyiapkan alternatif dan mengedukasi masyarakat.
"Termasuk daging kerbau yang ada 70 ton di Jawa Tengah punya bulog, itu kita siapkan. Kalau daging sapinya tinggi ya kita edukasi. Ini ada daging kerbau beku nih, segera beli. Cuma Rp70ribu per kg harganya, lebih murah. Jadi artinya dari sisi persediaan aman, tapi harga yang masih fluktuatif, nah ini yang coba kita kendalikan dengan rapat tadi," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :