Tak Terima Dikeroyok Suami dan Kerabat, Ibu 3 Anak di Lampung Utara Lapor Polisi

Rabu, 23 Maret 2022 - 18:15 WIB
loading...
Tak Terima Dikeroyok...
Iin Damayanti Sarda (37) didampingi bibi dan keponakanya saat memberikan keterangan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh suami dan keluarganya. Foto: MPI/Jimi Irawan
A A A
LAMPUNG UTARA - Seorang ibu beranak tiga di Lampung Utara bernama Iin Damayanti Sarda (37) melaporkan suami dan beberapa keluarganya ke polisi atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan .

Iin warga Lebungcurup, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara ini mengatakan, telah melaporkan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan suaminya berinisial GR (29) yang tertuang dalam nomor laporan STPL/665/B-1/III/2022/SPKT/POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG.

Tak hanya GR yang merupakan oknum pejabat PUPR Tulang Bawang Barat. Sejumlah orang yang diduga ikut melakukan penganiayaan juga turut dilaporkan, seperti FR (35) oknum salah satu Kabag di Pemkab Tubaba. MA (45) oknum pejabat Pengadilan Negeri Kotabumi, MA (60) seorang pengusaha di Lampung Utara, MAA (20) dan MM (60) serta SDY (42).

Baca juga: Pencurian Ternak Kembali Marak di Lampung Utara, 9 Ekor Kambing Warga Digasak Maling

Iin yang merupakan guru SMA di Lampura ini mengatakan, aksi penganiayaan itu terjadi pada Senin (14/3/2022), sekira pukul 19.30 WIB di kediaman orang tua suaminya di Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampura.



"Hari itu sekitar pukul 14.00 WIB, saya bersama ketiga anak saya, dijemput oleh suami saya (GR) untuk diajak jalan-jalan. Namun, sesampainya di Alfamart Kelapatujuh, saya disuruh suami untuk membeli minuman. Setelah turun dan sedang membeli minuman, saya malah ditinggal pergi oleh suami saya di jalan," ujar Iin.

Setelah ditinggalkan oleh GR, ia langsung menghubungi bibi, adik, dan sepupunya meminta untuk dijemput.

Baca juga: Setelah Cekcok dan Adu Pukul, Pekerja Pabrik Minyak Goreng Tewas Diberondong Tembakan

Sekitar pukul 19.00 WIB, Iin bersama bibi dan keponakannya mendatangi kediaman orang tua GR. Kedua anak dan suaminya berada di sana.

Setiba di sana, mereka bertemu dengan sang mertua serta sejumlah kerabat suaminya. Dan di rumah itulah terjadi cekcok hingga berujung penganiayaan.

“Di rumah itu kami justru diperlakukan tidak baik. Saya dipukul, didorong, dan ditarik. Bahkan sepupu saya Andriansah Irfa, dipukul dan dikeroyok oleh keluarga suami saya hingga luka di bibir dan memar di sekujur tubuhnya," bebernya.

"Kami bisa keluar dari rumah itu setelah berteriak minta tolong. Mereka pun langsung mendorong kami keluar rumah," kata dia lagi.

Baca juga: Takut Ketahuan Hamil di Luar Nikah, Sepasang Sejoli Nekat Aborsi Janin 5 Bulan

Karena itu, lanjut Iin, kedatangan dirinya ke kantor PWI Lampung Utara meminta dukungan moral, serta berharap kepada kepolisian agar terus profesional dalam menyikapi laporan dugaan penganiayaan ini.

Sementara itu, GR dan FR saat dikonfirmasi sejumlah wartawan melalui telepon seluler dengan nomor 0821 7712 xxxx, dan 0811 7215 xxx, tidak merespons.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Sudah 11 orang kita mintai keterangan. Dan dalam waktu dekat akan kita lakukan gelar perkara. Pelapor dalam perkara tersebut juga dilaporkan oleh terlapor dalam LP yang berbeda," terang AKP Eko.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Amanda Manopo Sambangi...
Amanda Manopo Sambangi Polres Metro Jakarta Selatan, Diduga Jadi Korban Pemalsuan Tanda Tangan
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved