Jaksa se-Jabar Turun Langsung ke Sekolah, Ada Apa?
Selasa, 22 Maret 2022 - 18:38 WIB
loading...
Suasana salah satu sekolah saat penerapan kurikulum antikorupsi di Jawa Barat.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Penerapan kurikulum antikorupsi di Provinsi Jawa Barat dimulai dan bakal melibatkan jaksa dalam pemberian materinya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar, Dedi Supandi menyatakan, kurikulum antikorupsi diterapkan di sekolah tingkat SMA/SMK, dan SLB di seluruh kabupaten/kota di Jabar.
Menurutnya, penerapan kurikulum antikorupsi ini mendapat dukungan penuh dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar. Nantinya, sejumlah jaksa akan diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi antikorupsi.
Baca juga: Sebelum Ditembak Mati, AKBP Beni Mutahir Direktur Tahti Polda Gorontalo Bawa Keluar Tahanan Narkoba
Langkah tersebut diambil setelah Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menemui Kepala Kejati (Kajati) Jabar, Asep N Mulyana di kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (21/3/2022) kemarin.
"Rabu besok Pak Kajati akan menyerahkan buku kurikulum pendidikan antikorupsi kepada kepala sekolah sebagai simbol dimulainya kurikulum antikorupsi di Jabar," ujar Dedi dalam keterangan resminya, Selasa (22/3/2024).
Dedi melanjutkan, materi antikorupsi tersebut akan masuk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar, Dedi Supandi menyatakan, kurikulum antikorupsi diterapkan di sekolah tingkat SMA/SMK, dan SLB di seluruh kabupaten/kota di Jabar.
Menurutnya, penerapan kurikulum antikorupsi ini mendapat dukungan penuh dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar. Nantinya, sejumlah jaksa akan diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi antikorupsi.
Baca juga: Sebelum Ditembak Mati, AKBP Beni Mutahir Direktur Tahti Polda Gorontalo Bawa Keluar Tahanan Narkoba
Langkah tersebut diambil setelah Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menemui Kepala Kejati (Kajati) Jabar, Asep N Mulyana di kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (21/3/2022) kemarin.
"Rabu besok Pak Kajati akan menyerahkan buku kurikulum pendidikan antikorupsi kepada kepala sekolah sebagai simbol dimulainya kurikulum antikorupsi di Jabar," ujar Dedi dalam keterangan resminya, Selasa (22/3/2024).
Dedi melanjutkan, materi antikorupsi tersebut akan masuk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Lihat Juga :