Pos Lintas Batas Negara Serasan Diusulkan Jadi Entry Point Pariwisata

Selasa, 22 Maret 2022 - 16:04 WIB
loading...
Pos Lintas Batas Negara...
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meminta pemerintah pusat untuk menjadikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Serasan sebagai entry point pariwisata. Foto/Kementerian PUPR
A A A
NATUNA - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad meminta pemerintah pusat untuk menjadikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Serasan sebagai titik masuk (entry point) pariwisata. Dengan demikian bisa menambah nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar.

“Kita coba minta PLBN itu selain pos lintas batas negara untuk aktivitas beberapa komoditi masyarakat Serasan dan Malaysia, kita minta untuk difungsikan entry point pariwisata,” ujar Ansar Ahmad, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Tuntas Mei 2022, PLBN Serasan Diharapkan Jadi Pengungkit Ekonomi Warga di Perbatasan

Pembangunan PLBN Terpadu Serasan sebesar Rp133,1 miliar sangat disayangkan kalau hanya difungsikan untuk berdagang saja. Pasalnya PAD atau nilai tambah ekonomi dari kegiatan tersebut dianggap sangat kecil.

Ansar akan menemui dan membahas permintaan tersebut kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam waktu dekat nanti. Ia mendorong pemerintah pusat untuk melengkapi custom (bea dan cukai), immigration (imigrasi), quarantine (karantina), dan port master (syahbandar).

"Masyarakat Natuna dan Malaysia saling tukar kunjungan kesana. Nanti kita dorong lengkapi CIQP di sana supaya fasilitas itu bisa dilakukan," kata Ansar.

PLBN Terpadu Serasan diperkirakan selesai pada Juni mendatang. Rencananya, Presiden Jokowi akan meresmikannya yang menjadi percontohan kesebelas PLBN yang ada di Indonesia tersebut.

Baca juga: Masyarakat Antusias Sambut Presiden Jokowi untuk Meresmikan PLBN Sota

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko mendukung wacana PLBN Terpadu Serasan dijadikan entry point pariwisata. Ia akan menyurati Gubernur Kepulauan Riau agar wacana ini segera terealisasi.

"Saya sampaikan ke gubernur, ada permasalahan dalam PLBN sendiri karena PLBN yang cukup megah itu hanya untuk imigrasi tradisional,” kata Boy Wijanarko.

Pemkab Natuna menyayangkan jika PLBN Terpadu Serasan hanya digunakan sebagai pos perdagangan saja. Pasalnya aktivitas tersebut hanya masyarakat Serasan yang diperbolehkan ke Sematan, Malaysia.



Waktu yang ditentukan dalam aktivitas perdagangan ke Sematan, Malaysia juga cukup terbatas. Selain itu, masyarakat Serasan tidak bisa ke Kuching, Malaysia.

“Kita punya PLBN tapi tidak bisa ke Kuching. Hanya sampai Sematan dan batasnya hanya 10 jam,” papar Boy Wijanarko.

Nantinya Pemkab Natuna akan menyiapkan kapal cepat atau ferry guna mendukung wacana ini jika terealisasi. Hal ini dilakukan agar wisatawan asal Malaysia dapat menikmati seluruh keindahan alam di wilayah Natuna.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kukuhkan Pengda HDCI...
Kukuhkan Pengda HDCI Kepri, Sahroni Minta Perbanyak Aksi Sosial di Masyarakat
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
BNPP RI Cek Operasional...
BNPP RI Cek Operasional Terminal Barang Internasional di PLBN Motaain
Tinjau Warga Perbatasan,...
Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran
Aksi Spontan Prabowo...
Aksi Spontan Prabowo Sapa Prajurit Penjaga Ujung Utara Indonesia di Miangas
Sekretaris BNPP: Pengelolaan...
Sekretaris BNPP: Pengelolaan Perbatasan Harus Seimbang antara Keamanan dan Kesejahteraan
BNPP Bersoleg Jadi Forum...
BNPP Bersoleg Jadi Forum Strategis Penguatan Tata Kelola Hukum Kawasan Perbatasan
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Pergerakan Kapal Perang...
Pergerakan Kapal Perang Asing di Selat Malaka Meningkat, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Dansat dan Intelijen di Kepri
Rekomendasi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved