11 Daerah di Jawa Timur Masih Berstatus Zona Merah
Rabu, 17 Juni 2020 - 00:14 WIB
loading...
A
A
A
Provinsi Jatim, ujar Khofifah, selama dua pekan terakhir mengalami penurunan kasus konfirmasi positif COVID-19. “Ada kenaikan di beberapa daerah. Sebaliknya juga ada penurunan, bahkan tidak ada penambahan kasus tujuh hari berturut-turut. Sehingga statusnya menjadi kuning atau risiko rendah,” ujar Khofifah.
Khofifah menuturkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), dan angka kematian juga terkendali. Sementara angka kesembuhan secara prosentase terus mengalami peningkatan.
“Kapasitas rumah sakit rujukan di beberapa daerah di Jatim pun relatif mencukupi. Bahkan di beberapa daerah seperti Magetan, Madiun dan Ngawi jumlah bed yang tersedia masih lebih. Sebaliknya, ada beberapa daerah, seperti Surabaya dan Sidoarjo jumlah bednya masih belum mencukupi,” tutur dia.
Gubernur berharap dalam seminggu ke depan, jika kedisiplinan meningkat, kurva di Jatim bisa semakin melandai bahkan menurun. Sehingga seluruh kabupaten/kota di Jatim bisa segera masuk dalam tatanan hidup normal baru.
“Zonasi COVID-19 ini jangan sampai membuat masyarakat lengah. Sehingga mengurangi tingkat kewaspadaan. Tetap waspada, disiplin, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan terapkan pola hidup bersih, dan sehat. Patuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama,” pungkas Gubernur.
Khofifah menuturkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), dan angka kematian juga terkendali. Sementara angka kesembuhan secara prosentase terus mengalami peningkatan.
“Kapasitas rumah sakit rujukan di beberapa daerah di Jatim pun relatif mencukupi. Bahkan di beberapa daerah seperti Magetan, Madiun dan Ngawi jumlah bed yang tersedia masih lebih. Sebaliknya, ada beberapa daerah, seperti Surabaya dan Sidoarjo jumlah bednya masih belum mencukupi,” tutur dia.
Gubernur berharap dalam seminggu ke depan, jika kedisiplinan meningkat, kurva di Jatim bisa semakin melandai bahkan menurun. Sehingga seluruh kabupaten/kota di Jatim bisa segera masuk dalam tatanan hidup normal baru.
“Zonasi COVID-19 ini jangan sampai membuat masyarakat lengah. Sehingga mengurangi tingkat kewaspadaan. Tetap waspada, disiplin, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan terapkan pola hidup bersih, dan sehat. Patuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama,” pungkas Gubernur.
(awd)
Lihat Juga :