Kisah Pria Difabel Malang Raup Jutaan Rupiah dari Mengolah Limbah Onderdil Motor
Senin, 21 Maret 2022 - 11:48 WIB
loading...
Hariyanto seorang difabel Kota Malang mengolah limbah onderdil sepeda motor menjadi kerajinan bernilai jutaan rupiah.Foto/Avirista
A
A
A
MALANG - Pria paruh abad meraih cuan dari hasil pengolahan limbah onderdil sepeda motor. Limbah limbah onderdil sepeda motor ini lantas diolah menjadi kerajinan yang bernilai jutaan rupiah.
Menariknya sang inisiator pengolah limbah onderdil sepeda motor bernama Hariyanto (50) warga Jalan Danau Rawa Pening Dalam, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, merupakan seorang difabel yang harus kehilangan kakinya akibat kecelakaan kerja di Sawahlunto, Sumatera Barat.
Baca juga: Gelapkan 2 Mobil Sewaan, Kepala Dusun di Bojonegoro Diringkus Polisi
Hariyanto menuturkan, awalnya ia hanya iseng-iseng untuk membuat kerajinan dari limbah onderdil sepeda motor yang tidak terpakai sudah lama tepatnya pada 1989. Namun karena sebuah insiden yang mengakibatkan kakinya diamputasi membuatnya jadi sempat tak fokus bekerja. Apalagi membuat kerajinan dari limbah onderdil sepeda motor merupakan pekerjaaan sampingan dari pekerjaan utamanya tukang las pagar.
"Sebenarnya kalau membuat kreasi dari onderdil bekas ini sudah mulai tahun 1989 saat kelas 3 SMP. Tapi kemudian saya fokus pada bengkel las pagar dan merangkai onderdil bekas ini hanya saya jadikan pekerjaan sampingan saja," ucap Hariyanto, ditemui di kediamannya, Senin (21/3/2022).
Menurutnya, onderdil bekas ini didapatkan dari teman-temannya yang memiliki bengkel sepeda motor. Beberapa onderdil tak terpakai seperti rantai, busi, penutup karburator, per dan beberapa lainnya. Onderdil tersebut kemudian dirakit menggunakan lem dan direkatkan satu sama lain pada sebuah tatakan kayu atau seng. Bentuknya sendiri bisa berbagai macam mulai dari tank, motor, hingga helikopter.
"Prosesnya mudah saja. Onderdil ini dibersihkan dulu tetapi tidak perlu dicuci. Kemudian onderdil yang sudah dibersihkan direkatkan menggunakan lem dan dibentuk sesuai dengan model yang diinginkan," tuturnya.
Menariknya sang inisiator pengolah limbah onderdil sepeda motor bernama Hariyanto (50) warga Jalan Danau Rawa Pening Dalam, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, merupakan seorang difabel yang harus kehilangan kakinya akibat kecelakaan kerja di Sawahlunto, Sumatera Barat.
Baca juga: Gelapkan 2 Mobil Sewaan, Kepala Dusun di Bojonegoro Diringkus Polisi
Hariyanto menuturkan, awalnya ia hanya iseng-iseng untuk membuat kerajinan dari limbah onderdil sepeda motor yang tidak terpakai sudah lama tepatnya pada 1989. Namun karena sebuah insiden yang mengakibatkan kakinya diamputasi membuatnya jadi sempat tak fokus bekerja. Apalagi membuat kerajinan dari limbah onderdil sepeda motor merupakan pekerjaaan sampingan dari pekerjaan utamanya tukang las pagar.
"Sebenarnya kalau membuat kreasi dari onderdil bekas ini sudah mulai tahun 1989 saat kelas 3 SMP. Tapi kemudian saya fokus pada bengkel las pagar dan merangkai onderdil bekas ini hanya saya jadikan pekerjaan sampingan saja," ucap Hariyanto, ditemui di kediamannya, Senin (21/3/2022).
Menurutnya, onderdil bekas ini didapatkan dari teman-temannya yang memiliki bengkel sepeda motor. Beberapa onderdil tak terpakai seperti rantai, busi, penutup karburator, per dan beberapa lainnya. Onderdil tersebut kemudian dirakit menggunakan lem dan direkatkan satu sama lain pada sebuah tatakan kayu atau seng. Bentuknya sendiri bisa berbagai macam mulai dari tank, motor, hingga helikopter.
"Prosesnya mudah saja. Onderdil ini dibersihkan dulu tetapi tidak perlu dicuci. Kemudian onderdil yang sudah dibersihkan direkatkan menggunakan lem dan dibentuk sesuai dengan model yang diinginkan," tuturnya.
Lihat Juga :