Solusi Kemacetan di Jalur Puncak, BPTJ Usul Pembangunan Kereta AGT dan Kereta Gantung
Minggu, 20 Maret 2022 - 15:32 WIB
loading...
BPTJ sudah melakukan kajian terkait moda transportasi massal di Jalur Puncak, Bogor. Model paling ideal, yakni kombinasi Kereta AGT dan kereta gantung. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BOGOR - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah melakukan kajian secara komprehensif terkait model moda transportasi massal berbasis rel yang paling memungkinkan diterapkan di Jalur Puncak, Bogor . Model paling ideal, yakni kombinasi antara Kereta Automated Guideway Transit (AGT) dan kereta gantung (Cable Car).
Baca juga: 3 Hari Liburan Panjang, 80 Ribu Kendaraan Sesaki Kawasan Puncak Bogor
Direktur Prasarana BPTJ Jumardi mengatakan, pembangunan moda berbasis rel di Puncak bertujuan mengurangi beban kemacetan lalu lintas berbasis jalan. Untuk itu, tentu harus mempertimbangkan fungsi yang maksimal sebagai angkutan umum massal.
"Selain itu tentu harus mempertimbangkan karakteristik demand serta faktor teknis yang paling memungkinkan, sehingga akan menarik perhatian investor untuk mendanai," kata Jumardi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/3/2022).
Baca juga: Kemenhub Akan Kaji Usulan Sandiaga Uno Bangun Kereta Gantung di Kawasan Puncak
Baca juga: 3 Hari Liburan Panjang, 80 Ribu Kendaraan Sesaki Kawasan Puncak Bogor
Direktur Prasarana BPTJ Jumardi mengatakan, pembangunan moda berbasis rel di Puncak bertujuan mengurangi beban kemacetan lalu lintas berbasis jalan. Untuk itu, tentu harus mempertimbangkan fungsi yang maksimal sebagai angkutan umum massal.
"Selain itu tentu harus mempertimbangkan karakteristik demand serta faktor teknis yang paling memungkinkan, sehingga akan menarik perhatian investor untuk mendanai," kata Jumardi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/3/2022).
Baca juga: Kemenhub Akan Kaji Usulan Sandiaga Uno Bangun Kereta Gantung di Kawasan Puncak
Lihat Juga :