Pemerintah Diminta Segera Fungsikan PPI Bonto Bahari Maros

Selasa, 16 Juni 2020 - 19:29 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Segera...
Muzayyin Arif saat berada di PPI Bonto Bahari Maros. Foto: Istimewa
A A A
MAROS - Wakil Ketua DPRD Sulsel , Muzayyin Arif melakukan kunjungan ke Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bonto Bahari di Dusun Sabang, Desa Bonto Bahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa (16/6/2020).

Kedatangan Muzayyin tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat bahwa, PPI Bonto Bahari belum difungsikan sejak dibangun 8 tahun lalu.

Dia berharap aset pemerintah itu bisa difungsikan untuk aktivitas nelayan. Apalagi Kabupaten Maros menurutnya adalah salah satu daerah yang menjadi penyangga pangan untuk Makassar.

"Kita desak pemerintah provinsi aktifkan pelabuhan yang mangkrak sejak 8 tahun lalu itu," kata Muzayyin.

Baca juga: Dewan Harap Ekosistem Gojek Terus Berkontribusi bagi Ekonomi Sulsel

Menurut informasi yang berkembang, kata Muzayyin, pengelolaan pelabuhan perikanan itu baru dipindahtangankan sejak tahun lalu dari kabupaten ke Pemprov Sulsel . Olehnya itu, Muzayyin berharap PPI Bonto Bahari bisa mendapat perhatian dari pemerintah Sulsel.

"Sayang sekali kalau pelabuhan itu hanya jadi tempat balapan motor dan kumpul muda mudi. Tidak bisa pelabuhan perikanan dibiarkan mangkrak begini," tegasnya.

Legislator PKS Sulsel itu menilai, jika pengelolaan PPI ini bisa dimaksimalkan dengan baik, maka nelayan yang biasa melaut akan sangat terbantu.

"Selama ini, nelayan menambatkan perahunya di pinggir-pinggir sungai. Kalau air lagi surut maka kapal tidak bisa keluar, harus menunggu air naik untuk bisa keluar," ungkapnya.

Baca juga: Bekas Terminal Bakal Dibangun Jadi Mal Pelayanan Publik di Maros

Dalam kunjungannya itu, Muzayyin ditemani Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Sukaf S Latief bersama beberapa pejabat DKP Sulsel dan Kepala UPT PPI Bonto Bahari.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Sulkaf S Latief menyampaikan, belum digunakannya PPI Bonto Bahari secara maksimal lantaran masih membutuhkan pemecah ombak. Kondisi PPI Bonto Bahari menurutnya hampir sama dengan PPI yang lain. Mereka semua mengharapkan bantuan pembangunan water breakatau pemecah ombak.

"Saat ini kami akan bangun break water di PPI Beba, Takalar. Kalau PPI Bonto Bahari sudah punya desainnya kita coba bantu," sebutnya.

Sementara itu, warga Pa'jukungan, Akbar sangat mendukung agar PPI Bonto Bahari bisa difungsikan secara maksimal untuk aktivitas nelayan. Keberadaan dermaga akan membantu peningkatan ekonomi masyarakat pesisir Bontoa dan nelayan Kabupaten Maros.

"Potensi perikanan akan makin berkembang jika pelabuhan dimanfaatkan dan ujungnya kesejahteraan nelayan Maros," harap Akbar.

Di PPI Bonto Bahari juga terdapat teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar. Namun, teknologi yang diharapkan bisa menghasilkan air bersih tersebut tidak berfungsi.

PPI Bonto Bahari dibangun oleh Pemkab Maros tahun 2011 di masa pemerintahan Bupati Hatta Rahman. Anggaran pembangunan sekitar Rp40 miliar. Rencananya pelabuhan perikanan itu jadi pendaratan ikan sebagai salah satu syarat terbentuknya kawasan percontohan Minapolitan di Kabupaten Maros.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Tolak RUU Pilkada, Ribuan...
Tolak RUU Pilkada, Ribuan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Sulsel
Ugal-ugalan di Jalan...
Ugal-ugalan di Jalan Pakai Strobo, Mobil Mewah Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Ditahan Polisi
Kompak Serap Aspirasi...
Kompak Serap Aspirasi Warga Makassar, Ini yang Dilakukan Legislator PDIP
Partai Perindo Sulut...
Partai Perindo Sulut Target Raih Satu Fraksi di DPRD Provinsi
Pelajari Pengelolaan...
Pelajari Pengelolaan PAD, DPRD Sulsel Kunker ke Sejumlah Provinsi di Jawa
Usai Geledah Rumah Ketua...
Usai Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel, Giliran 2 Pimpinan Diperiksa KPK
Geledah Rumah Ketua...
Geledah Rumah Ketua DPRD Sulsel, KPK Sita Dokumen Keuangan
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved