Rawan Laka Lantas, Belasan Badut di Palembang Diciduk

Kamis, 17 Maret 2022 - 16:54 WIB
loading...
Rawan Laka Lantas, Belasan...
Sebanyak 17 badut yang sering terlihat di persimpangan lampu merah di Kota Palembang digelandang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Palembang. Foto SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Sebanyak 17 badut yang sering terlihat di persimpangan lampu merah di Kota Palembang digelandang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Satuan Reskrim Polrestabes Palembang. Mereka diangkut aparat karena berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Kanit PPA Polrestabes Palembang, Iptu Fifin Sumailan mengatakan, bahwa pihaknya mengamankan belasan manusia badut tersebut dari sejumlah titik di Kota Palembang, di antaranya di simpang Jalan dr Sucipto, simpang lima DPRD, simpang Rumah Susun (Rusun), simpang Charitas, simpang Hero dan simpang Jakabaring. Baca juga: Puan Maharani: Regulasi Harus Efektif Jamin Perlindungan Perempuan



"Belasan badut yang diamankan ini terdiri dari 12 orang dewasa dan 5 anak-anak. Mereka tidak menduga akan langsung ditangkap saat sedang meminta uang kepada pengguna jalan, bahkan ada juga yang sempat terjadi kejar-kejaran saat akan ditangkap," ujar Iptu Fifin, Kamis (17/3/2022).

Diungkapkan Fifin, lima badut manusia yang diamankan yakni MA (4) anak pengemis, NA (12) anak kemoceng serta S(4), MH (12) dan R (8) yang merupakan badut anak. Sedangkan yang lainnya yakni AF (23), AI (22), YU (52), SH (30) FI (29), AG (31) dan EF (32) adalah badut manusia. Lalu RI (24), AR (47), NU (22), KA (22) merupakan pengamen yang menjadi badut, serta MA (25) pengemis yang juga memilih menjadi badut.

"Hari ini kami mencoba menjawab keresahan masyarakat akan ramainya dan maraknya badut-badut ini, yang sebagian orang dirasa meresahkan, mengganggu ketertiban jalan dan menggangu keselamatan dan pengguna arus lalu lintas," katanya.

Agar mereka tidak lagi turun ke jalan menjadi badut, Fifin mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian akan mencoba memberi efek jera bagi para badut-badut ini. "Akan kita dalami apakah ada tindak pidana disini, serta dugaan eksploitasi terhadap anak," jelasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, penertiban badut karakter dan anjal tersebut dilaksanakan karena dinilai meresahkan pengendara dan pengguna jalan lainnya. "Aksi badut ini rawan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, mengganggu ketertiban umum, dan merusak keindahan kota Palembang," ujar Kompol Tri Wahyudi.

Dijelaskannya, untuk modus operandi badut anak dengan didampingi atau dipantau orang tuanya dari jauh lalu meminta-minta menggunakan kostum badut dan tidak pergi sebelum diberi uang. Baca juga: Sosialisasikan Vaksinasi, Badut Divaksin dengan Kostum Lengkap

"Kadang mereka sampai memanjat pintu kendaraan mobil dan mengetuk kaca jendela, sehingga membahayakan keselamatan anak tersebut, dan rawan kecelakaan lalu lintas bagi pengendara lain," jelasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Anak-anak Kian Rentan...
Anak-anak Kian Rentan di Dunia Digital, Pemkot Tangerang Dukung Optimalisasi PP Tunas
16 Jenazah Kecelakaan...
16 Jenazah Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Komdigi Dorong Sinkronisasi...
Komdigi Dorong Sinkronisasi Penegakan Hukum Ruang Digital
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
8 Platform Patuhi PP...
8 Platform Patuhi PP Tunas, Komdigi Deadline hingga Juni 2026
TIDAR Desak Pembenahan...
TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Buntut Kekerasan Anak di Little Aresha Yogyakarta
Rekomendasi
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved