Rawan Laka Lantas, Belasan Badut di Palembang Diciduk
Kamis, 17 Maret 2022 - 16:54 WIB
loading...
A
A
A
"Hari ini kami mencoba menjawab keresahan masyarakat akan ramainya dan maraknya badut-badut ini, yang sebagian orang dirasa meresahkan, mengganggu ketertiban jalan dan menggangu keselamatan dan pengguna arus lalu lintas," katanya.
Agar mereka tidak lagi turun ke jalan menjadi badut, Fifin mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian akan mencoba memberi efek jera bagi para badut-badut ini. "Akan kita dalami apakah ada tindak pidana disini, serta dugaan eksploitasi terhadap anak," jelasnya.
Sementara itu Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, penertiban badut karakter dan anjal tersebut dilaksanakan karena dinilai meresahkan pengendara dan pengguna jalan lainnya. "Aksi badut ini rawan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, mengganggu ketertiban umum, dan merusak keindahan kota Palembang," ujar Kompol Tri Wahyudi.
Dijelaskannya, untuk modus operandi badut anak dengan didampingi atau dipantau orang tuanya dari jauh lalu meminta-minta menggunakan kostum badut dan tidak pergi sebelum diberi uang. Baca juga: Sosialisasikan Vaksinasi, Badut Divaksin dengan Kostum Lengkap
"Kadang mereka sampai memanjat pintu kendaraan mobil dan mengetuk kaca jendela, sehingga membahayakan keselamatan anak tersebut, dan rawan kecelakaan lalu lintas bagi pengendara lain," jelasnya.
Agar mereka tidak lagi turun ke jalan menjadi badut, Fifin mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian akan mencoba memberi efek jera bagi para badut-badut ini. "Akan kita dalami apakah ada tindak pidana disini, serta dugaan eksploitasi terhadap anak," jelasnya.
Sementara itu Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, penertiban badut karakter dan anjal tersebut dilaksanakan karena dinilai meresahkan pengendara dan pengguna jalan lainnya. "Aksi badut ini rawan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, mengganggu ketertiban umum, dan merusak keindahan kota Palembang," ujar Kompol Tri Wahyudi.
Dijelaskannya, untuk modus operandi badut anak dengan didampingi atau dipantau orang tuanya dari jauh lalu meminta-minta menggunakan kostum badut dan tidak pergi sebelum diberi uang. Baca juga: Sosialisasikan Vaksinasi, Badut Divaksin dengan Kostum Lengkap
"Kadang mereka sampai memanjat pintu kendaraan mobil dan mengetuk kaca jendela, sehingga membahayakan keselamatan anak tersebut, dan rawan kecelakaan lalu lintas bagi pengendara lain," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :