Raja Salman Sedih, Ramadhan Tahun Ini Tanpa Salat di Masjid
Jum'at, 24 April 2020 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Sama seperti Indonesia, awal Ramadhan di Arab Saudi jatuh pada Jumat (24/4/2020).
"Semua ini karena tindakan pencegahan yang diambil untuk menyelamatkan nyawa manusia dan kesejahteraan mereka dalam menghadapi pandemi coronavirus," lanjut pidato Raja Salman sambil menekankan bahwa ketentuan Syariah Islam adalah menjaga kehidupan manusia.
“Ramadhan telah memasuki tahun ini ketika kita hidup dalam keadaan yang memiliki dampak ekstrem pada seluruh umat manusia dan kita sedang melewati fase sulit dan sensitif dari sejarah dunia karena pecahnya pandemi, meskipun langkah-langkah yang diambil oleh negara-negara di dunia dan organisasi kemanusiaan untuk mencegah penyebarannya," imbuh Raja Salman.
Dia menambahkan bahwa Kerajaan ingin melayani warga dan ekspatriat serta memastikan keselamatan mereka.
Merujuk pada posisi luhur Kerajaan Arab Saudi dalam melayani Dua Masjid Suci, Raja Salman berkata;
"Di antara bangsa-bangsa, kita dianugerahkan oleh Tuhan dengan kehormatan dan martabat yang tinggi untuk melayani Rumah Agung-Nya, dan Masjid Nabi-Nya, sebuah layanan yang kita hormati dan berjuang untuk memenuhinya, dengan menjamu para tamu Tuhan, termasuk peziarah dan jamaah haji dan umrah, serta tetap terjaga demi kenyamanan mereka. Kami juga bangga dengan serangkaian tindakan pencegahan yang diambil oleh Kerajaan untuk membatasi penyebaran pandemi coronavirus."
"Semua ini karena tindakan pencegahan yang diambil untuk menyelamatkan nyawa manusia dan kesejahteraan mereka dalam menghadapi pandemi coronavirus," lanjut pidato Raja Salman sambil menekankan bahwa ketentuan Syariah Islam adalah menjaga kehidupan manusia.
“Ramadhan telah memasuki tahun ini ketika kita hidup dalam keadaan yang memiliki dampak ekstrem pada seluruh umat manusia dan kita sedang melewati fase sulit dan sensitif dari sejarah dunia karena pecahnya pandemi, meskipun langkah-langkah yang diambil oleh negara-negara di dunia dan organisasi kemanusiaan untuk mencegah penyebarannya," imbuh Raja Salman.
Dia menambahkan bahwa Kerajaan ingin melayani warga dan ekspatriat serta memastikan keselamatan mereka.
Merujuk pada posisi luhur Kerajaan Arab Saudi dalam melayani Dua Masjid Suci, Raja Salman berkata;
"Di antara bangsa-bangsa, kita dianugerahkan oleh Tuhan dengan kehormatan dan martabat yang tinggi untuk melayani Rumah Agung-Nya, dan Masjid Nabi-Nya, sebuah layanan yang kita hormati dan berjuang untuk memenuhinya, dengan menjamu para tamu Tuhan, termasuk peziarah dan jamaah haji dan umrah, serta tetap terjaga demi kenyamanan mereka. Kami juga bangga dengan serangkaian tindakan pencegahan yang diambil oleh Kerajaan untuk membatasi penyebaran pandemi coronavirus."
Lihat Juga :