Porseni IGTKI PGRI Takalar Diharap Mengangkat Kearifan Lokal
Selasa, 15 Maret 2022 - 18:25 WIB
loading...
Pembukaan Porsenin IGTKI PGRI Takalar, Selasa (15/3/2022). Foto: Humas Pemkab Takalar
A
A
A
MAKASSAR - Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Takalar berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Takalar, Selasa (15/3/2022).
Porseni IGTKI PGRI Takalar ini digelar selama dua hari, sampai 16 Maret 2022 mendatang. Ada 4 item yang diperlombakan porseni ini, yakni menari, menyanyi duet, bercerita tanpa alat, dan lomba painting.
Baca juga:Irma Andriani Minta Kader PKK Takalar Fokus Turunkan Angka Stunting
Bunda PAUD Kabupaten Takalar, Irma Andriani hadir langsung membuka Porseni yang dimeriahkan seluruh guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Takalar tersebut.
Hadir pula Ketua IGTKI PGRI Sulsel, Tamsi, Ketua PGRI Takalar Muh Ali, Ketua Himpaudi Takalar Kartini Syahrir, Ketua IGTKI PGRI Takalar Mardiwati serta Ketua Cabang Pegadaian Takalar.
Ketua IGTKI Sulsel menyampaikan bahwa porseni ini dilaksanakan pada masing-masing kabupaten yang berlangsung hingga bulan Mei. Sementara di tingkat provinsi akan dimulai pada bulan September.
"Porseni ini untuk mengasah kreativitas para guru, melalui penciptaan lagu, tari, dan kreativitas dalam musik untuk membangun kompetensi para guru-guru kita dalam rangka menghadapi persaingan ke depan. IGTKI adalah mitra pemerintah olehnya kolaborasi sangat penting untuk kemajuan IGTKI ke depannya," kata Tamsi.
Baca juga:Bupati Takalar Minta Masjid Tua Benteng Sanrobone Dijaga
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Takalar, Irma Andriani mendukung penuh Porseni IGTKI ini dan berharap dapat menggali kearifan lokal untuk meningkatkan kompetensi para guru.
"Dari kegiatan semacam ini kita berharap menemukan metode baru dalam praktek belajar mengajar, dalam rangka pembentukan karakter pada murid. Seyogyanya para pengajar memiliki kebebasan dalam mengembangkan dan membangun karakter anak-anak kita," kata Irma.
Irma melanjutkan bahwa pemerintah memilki visi misi nasional untuk mengendalikan angka stunting. Sebagai Bunda Paud, Ia berharap Takalar terdepan dalam penekanan angka stunting melalui pencanangan zero stunting.
Baca juga:Sekda Takalar Ajak ASN Sejahtera dengan Membangun Usaha dan Investasi
"Dan usia emas kerawaranan angka stunting itu termasuk pada usia TK, jadi tolong para guru agar, Kita bersama-sama menjadikan PAUD kita Holistik Integratif (HI). Dimana kesehatan anak-anak kita terpantau dan kita mendidik para orang tua pola didik yang baik. Kita target tahun ini semua PAUD sudah Holistik Integratif," pungkas Irma.
Porseni IGTKI PGRI Takalar digelar dengan tema melalui Lomba Porseni Guru TK kita tingkat Kabupaten Takalar kita wujudkan guru TK yang ceria, cerdas, sehat, kreatif, dan energik.
Porseni IGTKI PGRI Takalar ini digelar selama dua hari, sampai 16 Maret 2022 mendatang. Ada 4 item yang diperlombakan porseni ini, yakni menari, menyanyi duet, bercerita tanpa alat, dan lomba painting.
Baca juga:Irma Andriani Minta Kader PKK Takalar Fokus Turunkan Angka Stunting
Bunda PAUD Kabupaten Takalar, Irma Andriani hadir langsung membuka Porseni yang dimeriahkan seluruh guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Takalar tersebut.
Hadir pula Ketua IGTKI PGRI Sulsel, Tamsi, Ketua PGRI Takalar Muh Ali, Ketua Himpaudi Takalar Kartini Syahrir, Ketua IGTKI PGRI Takalar Mardiwati serta Ketua Cabang Pegadaian Takalar.
Ketua IGTKI Sulsel menyampaikan bahwa porseni ini dilaksanakan pada masing-masing kabupaten yang berlangsung hingga bulan Mei. Sementara di tingkat provinsi akan dimulai pada bulan September.
"Porseni ini untuk mengasah kreativitas para guru, melalui penciptaan lagu, tari, dan kreativitas dalam musik untuk membangun kompetensi para guru-guru kita dalam rangka menghadapi persaingan ke depan. IGTKI adalah mitra pemerintah olehnya kolaborasi sangat penting untuk kemajuan IGTKI ke depannya," kata Tamsi.
Baca juga:Bupati Takalar Minta Masjid Tua Benteng Sanrobone Dijaga
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Takalar, Irma Andriani mendukung penuh Porseni IGTKI ini dan berharap dapat menggali kearifan lokal untuk meningkatkan kompetensi para guru.
"Dari kegiatan semacam ini kita berharap menemukan metode baru dalam praktek belajar mengajar, dalam rangka pembentukan karakter pada murid. Seyogyanya para pengajar memiliki kebebasan dalam mengembangkan dan membangun karakter anak-anak kita," kata Irma.
Irma melanjutkan bahwa pemerintah memilki visi misi nasional untuk mengendalikan angka stunting. Sebagai Bunda Paud, Ia berharap Takalar terdepan dalam penekanan angka stunting melalui pencanangan zero stunting.
Baca juga:Sekda Takalar Ajak ASN Sejahtera dengan Membangun Usaha dan Investasi
"Dan usia emas kerawaranan angka stunting itu termasuk pada usia TK, jadi tolong para guru agar, Kita bersama-sama menjadikan PAUD kita Holistik Integratif (HI). Dimana kesehatan anak-anak kita terpantau dan kita mendidik para orang tua pola didik yang baik. Kita target tahun ini semua PAUD sudah Holistik Integratif," pungkas Irma.
Porseni IGTKI PGRI Takalar digelar dengan tema melalui Lomba Porseni Guru TK kita tingkat Kabupaten Takalar kita wujudkan guru TK yang ceria, cerdas, sehat, kreatif, dan energik.
(luq)
Lihat Juga :