Disindir Jual Gabah, Staf Desa di Pangkep Tikam Petani hingga Tewas
Selasa, 15 Maret 2022 - 17:04 WIB
loading...
Seorang petani, Herman (38), meregang nyawa setelah ditikam oleh salah seorang staf di Pemerintah Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep. Foto: SINDOnews/Muh Subhan
A
A
A
PANGKEP - Seorang petani, Herman (38), meregang nyawa setelah ditikam oleh Muh Saleh (38), staf di Pemerintah Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep. Insiden tragis itu terjadi pada Senin (14/3/2022) malam.
Kasubag Humas Polres Pangkep, Iptu Hasri, menceritakan kejadian bermula saat pelaku melintas di depan korban. Saat itu, korban menegur pelaku dengan nada sindiran perihal gabahnya yang laku terjual.
"Lagi banyak modal kah? Karena sudah laku gabahmu," kata Hasri menirukan pernyataan korban sesaat sebelum kejadian.
Baca Juga: 91 Personel Polres Pangkep Naik Pangkat
Tidak terima dengan ucapan itu, pelaku lantas menghampiri korban dan langsung memukuli wajah korban. Sang petani mulanya hendak melawan, tapi urung setelah melihat staf desa itu ternyata membawa senjata tajam.
Kasubag Humas Polres Pangkep, Iptu Hasri, menceritakan kejadian bermula saat pelaku melintas di depan korban. Saat itu, korban menegur pelaku dengan nada sindiran perihal gabahnya yang laku terjual.
"Lagi banyak modal kah? Karena sudah laku gabahmu," kata Hasri menirukan pernyataan korban sesaat sebelum kejadian.
Baca Juga: 91 Personel Polres Pangkep Naik Pangkat
Tidak terima dengan ucapan itu, pelaku lantas menghampiri korban dan langsung memukuli wajah korban. Sang petani mulanya hendak melawan, tapi urung setelah melihat staf desa itu ternyata membawa senjata tajam.
Lihat Juga :