Buronan FBI Ditangkap dalam Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur
Selasa, 16 Juni 2020 - 14:24 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap seorang buronan FBI, Russ Albert Medlin (RAM). Awal penangkapan pelaku karena kasus persetubuhan anak di bawah umur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mendapat informasi awal terkait ada penghuni rumah yang kerap memanggil wanita di bawah umur. Diketahui rumah itu dihuni oleh warga negara Amerika Serikat (AS), Russ Albert Medlin.
"Ini atas laporan dari masyarakat, bahwa rumah tersangka RAM di Jalan Brawijaya tersebut sering ada keluar masuk wanita anak-anak di bawah umur, ini laporan awalnya," katanya, Selasa (16/6/2020).
Polisi mulai melakukan penyelidikan dan pengintaian. Polisi sempat mengintrogasi wanita di bawah umur dan mengaku dipanggil untuk melayani nafsu Medlin. (Baca juga; Penipu Kelas Kakap Buronan FBI Diciduk di Jakarta )
"Dari introgasi, ada anak kecil di bawah umur sekitar 15-17 tahun. Kemudian menanyakan kepada yang bersangkutan dan diketahui baru dibooking untuk bersetubuh dengan pemilik rumah," ujarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mendapat informasi awal terkait ada penghuni rumah yang kerap memanggil wanita di bawah umur. Diketahui rumah itu dihuni oleh warga negara Amerika Serikat (AS), Russ Albert Medlin.
"Ini atas laporan dari masyarakat, bahwa rumah tersangka RAM di Jalan Brawijaya tersebut sering ada keluar masuk wanita anak-anak di bawah umur, ini laporan awalnya," katanya, Selasa (16/6/2020).
Polisi mulai melakukan penyelidikan dan pengintaian. Polisi sempat mengintrogasi wanita di bawah umur dan mengaku dipanggil untuk melayani nafsu Medlin. (Baca juga; Penipu Kelas Kakap Buronan FBI Diciduk di Jakarta )
"Dari introgasi, ada anak kecil di bawah umur sekitar 15-17 tahun. Kemudian menanyakan kepada yang bersangkutan dan diketahui baru dibooking untuk bersetubuh dengan pemilik rumah," ujarnya.
Lihat Juga :